Berani Tampil Beda

Soal Security Perumahan Dipanah Preman (2). Warga Minta Polsek Percut Seituan Tangkap Dan Berantas Premanisme Di Jalan Perhubungan Mahoni Lau Dendang

 

MEDAN – Aksi brutal kawanan preman di Jalan Perhubungan Mahoni Tanah Garapan Desa Lau Dendang, Percut Seituan yang nekat menghajar dan memanah rusuk security Perumahan tampaknya perlu perhatian serius dari petugas Polsek Percut Seituan. Warga berharap Polsek Percut Seituan segera memberantas para preman di wilayah mereka.

“Lokasi itu memang tempat mereka berkumpul bang, rata-rata anak-anak tanggung. Kalau tidak ditertibkan pasti akan berkembang biak kemana-mana ini bang. Kami berharap pihak Polsek segera memberantas para preman tersebut,” ujar korban Syahrial kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Syahrial menambahkan, aktifitas para preman tersebut telah sangat meresahkan warga dan kerap membuat keributan.

“Mereka sering membuat keributan dan mengganggu warga yang melintas, seperti saya ini bang. Saya berharap para pelaku seger ditangkap dan lokasi tersebut dibubarkan petugas bang, biar gak ad lagi korban lainnya,” harapnya mengakhiri.

Namun sayang, Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Jan Piter Napitupulu belum membalas konfirmasi wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Syahrial (36) warga Jalan Perhubungan Mahoni Tanah Garapan Desa Lau Dendang, Percut Seituan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit dengan kondisi panah yang masih tertancap di rusuk sebelah kiri hanya karena saling bereng, Sabtu (13/2/2021).

“Kejadiannya itu Selasa (9/2/2021) malam lalu. Saat itu korban baru pulang kerja, tiba-tiba berpapasan dengan para pelaku di jalan sambil marah sambil mengatakan “Matamu jangan melotot, apa tengok-tengok? Lalu karena dijawab korban dengan mengatakan “Inikan jalan umum”. Karena dijawab korban, pelaku langsung marah,” ujar keluarga korban, Feri, Sabtu (13/2/2021).

Feri menambahkan, pelaku yang emosi melihat korban menjawab langsung mengejar korban dan memukul kepala korban.

“Korban terkejut langsung menangkis pukulan pelaku. Lalu salah seorang pelaku langsung mengambil panah dan memanahkan panahnya ke rusuk sebelah kiri korban,” tambahnya.

Setelah memanah korban, para pelaku langsung melarikan diri. “Pelakunya ada 2 orang, namanya BG dan BY. Saya harap pelaku segera ditangkap,” harapnya mengakhiri. (Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.