Berani Tampil Beda

Semenjak Kehilangan Ayah, Penjual Kue Salak Bule Yang Dianiaya “Kodok” Ini Sejak SD Telah Berjualan

Pimpinan Umum METRO24JAM.CO.ID Berikan Bantuan

 

MEDAN – Kehilangan seorang ayah memaksa Pangeran untuk turut berjuang membantu perekonomian keluarga dengan berjualan telur asin dan kue salak bule.

Setiap hari, Pangeran menenteng keranjang plastik berisi kue salak bule berkeliling dari satu gang ke gang lainnya sambil menawarkan jualanannya. Namun kemarin sempat terhenti setelah dipukul dan dicakar seorang preman kampung di Jalan Jati, Medan Denai.

Ibu korban, Elvi Sahara sangat terpukul dengan apa yang dialami oleh anaknya. Pasalnya sejak suaminya meninggal, anaknya (Pangeran) harus bekerja untuk membantu prekonomian keluarganya.

“Semenjak bapaknya tidak ada, dia (Pangeran) harus bekerja untuk membantu keluarga dan biaya sekolahnya. Kadang dia jualan jangek, kadang jual salak bule, kadang jual telur asin,” ujarnya.

Ibu Elvi menambahkan, anaknya (Pangeran) sejak SD telah berjualan karena kondisi keluarga yang membutuhkan biaya.

“Sejak SD dia (Pangeran) sudah berjualan, karena saat itu bapaknya stroke. Jadi berpacu mencari makan sendiri,” terangnya.

Ketika ditanya penghasilan perhari, Ibu Elvi mengatakan bahwa setiap harinya, penghasilan anaknya (Pangeran) sekitar Rp30 Ribu hingga Rp 40 Ribu.

“Rata-rata penghasilannya Rp 30 Ribu, kadang Rp 40 RibuRibu kadang Rp 50 Ribu. Cukuplah untuk biaya dia sekolah dan sisanya buat membantu keluarga,” jelasnya sambil terlihat berkaca-kaca.

Di lokasi yang sama, kondisi Pangeran membuat Pimpinan Umum www.metro24jam.co.id, Irfandi terpanggil untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut dengan membawa paket sembako untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kedatangan kita adalah untuk melihat kondisi Pangeran, bocah yatim yang dianiaya diduga seorang preman. Sekaligus memberikan bantuan untuk memberikan semangat kepada korban,” ujar Pimpinan Metro24jam.co.id.

Irfandi berharap, semoga Pangeran tetap semangat dan terus berjuang membantu keluarga. Kelak dapat menjadi anak yang sukses di masa depan.

“Saya harap Pangeran tetap semangat dan terus berjuang membantu keluarga. Kelak dapat menjadi anak yang sukses di masa depan,” harapnya yang diamini ynag hadir.

Diberitakan sebelumnya, MEDAN – Dengan didampingi orang tuanya, sebut saja Putra (15) warga Jalan Rawa Gang Singkat Medan Denai mendatangi Polrestabes Medan. Pasalnya ia yang sehari-hari berjualan kue salak bulek babak belur dihajar preman kampung yang sering disebut “Kodok” karena menolak menjual dagangannya dengan uang koyak di Jalan Denai Gang Jati, Medan Denai, Kamis (22/10/2020). (Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.