Berani Tampil Beda
Iklan Tahun Baru Sinuraya

Musim Kemarau, Warga Lunyuk Ambil Air Sejauh 2 Km

Langkanya pasokan air bersih dimusim kemarau panjang menambah penderitaan warga seperti di Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Para warga harus mengambil air pada malam hari sejauh 2 km.


“Kami melihat perjuangan seorang Ibu Sumiati, warga Dusun Bontong Timur, Desa Emang Lestari. Pukul 03.00 Wita dinihari harus mengambil air bersih di sumur Masjid Bontong dengan beban 30 liter diisikannya ke jerikennya. Sekaligus si bayinya itu ikut dalam gendongannya,” kata Camat Lunyuk Iwan Sofyan, Sabtu (13/12/2019), dilansir dari detikcom.

Dampak kekeringan dalam beberapa bulan ini sangat dirasakan. Sehingga warga berebutan untuk mendapatkan pasokan air bersih.


“Warga banyak yang berebutan pada malam hari, karena pada pagi hari itu sudah ramai, pukul 07.00 Wita pagi itu tidak kebagian air. Warga kita ada yang mengambil air dengan jarak 1 kilometer, ada yang 2 kilometer, diangkut dengan sepeda motor, ada juga yang memikul jeriken,” ucapnya.

Selain musim kemarau yang menjadi sumber penyebab langkanya pasokan air  dikarenakan hutan yang gundul dan maraknya alih fungsi lahan.

“Kekeringan ini saya kira karena kawasan kita di Lunyuk ini sudah hampir habis. Banyak pohon yang sudah ditebang dengan berbagai alasan. Sempitnya lahan mereka, kemudian ekonomi mereka juga semakin terimpit, pendapatannya yang menurun. Kemudian juga karena telat hujan, sehingga mereka tidak bisa menanam cepat,” ujar Iwan. (DC)

3G
Iklan Tahun Baru Ricardo

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang