Berani Tampil Beda

Mulai Hari Ini 24 Agusutus 2020, Pemerintah Berencana Blokir Ponsel BM

Aturan blokir IMEI ponsel BM akan diberlakukan pada hari ini, Senin, 24 Agustus 2020. Ayo pelajari cara mengecek IMEI HP anda, biar tahu ponsel BM atau bukan.

Operator seluler telah menyiapkan Equipment Identity Registration (EIR), sedangkan pemerintah juga menyiapkan Central Equipment Identity Register (CEIR).

EIR akan bekerja mendeteksi nomor IMEI ponsel BM dan menyaringnya ke dalam kelompok ponsel ilegal yang tidak terdaftar. Perangkat tersebut lantas diblokir layanan telekomunikasinya.

CEIR akan menjadi acuan bagi para operator seluler memblokir ponsel yang memiliki nomor IMEI-nya tak terdaftar alias ponsel BM. Nomor IMEI yang tidak tercatat di mesin tersebut, nantinya secara otomatis tidak bisa terhubung dengan jaringan seluler dari operator di seluruh Indonesia.

Ini hanya berlaku untuk ponsel baru yang dibeli dan diaktifkan sejak aturan ini diterapkan. Sedangkan ponsel BM yang telah digunakan saat ini atau terkoneksi jaringan seluler sebelumnya, tidak akan terpengaruh. Artinya, ponsel masih akan tetap bisa digunakan seperti biasanya.

Pengguna bisa mengecek sendiri apakah ponselnya diblokir atau tidak dengan cara memeriksa IMEI masing-masing. Inilah 5 langkah untuk mengecek IMEI:

1. Untuk mengecek nomor IMEI, lihat bagian punggung ponsel atau dekat baterai HP.

2. Cara lain adalah mengetik *#06# dan tombol call, seri nomor IMEI langsung keluar sesuai jumlah slot kartu yang tersedia.

3. Alternatif lain untuk mengetahui IMEI ponsel adalah dengan klik Settings -> About Phone -> Status -> IMEI Information.

4. Jika tersedia dua slot SIM card pada satu HP, maka ada dua seri nomor IMEI yang muncul.

5. Selanjutnya 15 digit nomor IMEI bisa anda cek pada situs https://imei.kemenperin.go.id/, apakah telah terdaftar atau belum.

Cek IMEI berlaku untuk semua merek HP yang digunakan warga Indonesia. IMEI merupakan 15 digit angka dari Global System for Mobile Association (GSMA) sebagai identifikasi alat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan seluler.

Nomor IMEI ini didaftarkan secara resmi ke Kemenperin ketika HP hendak dijual di Indonesia. Pemerintah selanjutnya mencocokkan nomor IMEI dengan nomor identitas yang berada dalam SIM card atau Mobile Subscriber Integrated Services Digital Network Number (MSISDN) dari data operator seluler. (red/indoviral)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.