Berani Tampil Beda
Iklan Tahun Baru Sinuraya

Motornya Dibawa Kabur! Warga Medan Ini Ditemukan ‘Bersimbah Darah’ di Jalan Karantina

MEDAN TIMUR – Dengan kondisi berlumuran darah, Hadi Edward (37) warga Jalan FL Tobing, Medan Kota, terkapar bersimbah darah di Jalan Karantina, belum diketahui pasti penyebab korban jatuh bersimbah darah. Namun saat kejadian, 2 orang pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya mengambil sepeda motor korban yang sudah tak sadarkan diri, Selasa (19/11/2019).

“Kejadiannya itu kemarin bang, Senin (18/11/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Korban dari arah Jalan Glugur masuk kearah Jalan karantina menuju Jalan Krakatau dalam kondisi mengebut. Tiba-tiba, ditengah Jalan Karantina, kami mendengar suara kereta terjatuh, setelah kami lihat korban terlihat sudah terkapar di jalan,” ujar salah seorang warga sekitar, Toni, Selasa (19/11/2019).

Lalu, salah seorang pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor berjumlah 2 orang langsung turun mengambil sepeda motor korban dan langsung kabur. “Setelah korban jatuh, salah seorang pelaku langsung mengangkat kereta korban dan kabur bang,” beber Toni.

Dilokasi yang sama, salah seorang pegawai Cafe, Badar menjelaskan bahwa saat kejadian ia mendengar suara sepeda motor dengan kondisi mengebut, tiba-tiba terdengar suara sepeda motor terjatuh. “Kejadiannya sekitar jam 1 pagi dinihari bang. Saya sama abang saya masih berjualan. Tiba kami dengar ada orang naik motor kencang dari Jalan Karantina menuju krakatau, ngebut dan tiba-tiba ada suara terjatuh. Reflek kita keluar, didepan sana ada orang terkapar, lalu ada 2 orang disampingnya, yang satu duduk diatas keretanya dan 1 orang lagi mengangkat motor korban. Lalu kereta korban diangkat dan pelaku langsung kabur meninggalkan korban,” ujarnya.

Badar menambahkan, ia bersama warga lainnya sudah mencoba mengejar namun gagal dikarenakan pelaku sudah menghilang. “Kita pikir 2 orang itu kawannya, tiba-tiba salah seorang langsung mengangkat kereta korban lalu meninggalkan korban, melihat itu kita langsung teriak begal, saat itu dia (pelaku) masih memutar balik motor sambil ngegas, lalu kita kejar tapi gak dapat,” terangnya.

Saat dilokasi kejadian, korban terlihat bersimbah darah, dengan kondisi keluar darah dari mulut dan kuping korban. “Kita tidak tahu gimana kondisinya bang, jadi saat kejadian kami melihat keluar darah dari mulut dan kupingnya. Posisi korban saat itu tengkurap, kemudian lewat mobil patroli Medan Timur dan korban langsung diangkut naik mobil Patroli,” jelasnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Lingkungan Jalan Karantina, Abadi membenarkan adanya kejadian tersebut, namun hingga sekarang belum diketahui kejadian sebenarnya. “Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi terkapar di Jalan karantina. Namun hingga sekarang kita belum mengetahui apa yang terjadi. Permasalahan ini sudah ditangani pihak Kepolisian,” ujarnya kepada wartawan.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Prasetio mengatakan masih melidik dilapangan. “Masih lidik dilapangan,” (Hadi/rom)

3G
Iklan Tahun Baru Ricardo

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang