Berani Tampil Beda

Lagi Asyik Minum Tuak di Komplek MMTC, Wak Aceh Dibogem Matanya

Sulaiman (51) warga Jalan Baru Gang Pekantan, Kecamatan Medan Tembung dianiaya oleh seseorang yang tak dikenalnya ketika minum tuak di kawasan Komplek MMTC di Kecamatan Percut Sei Tuan. Akibatnya, Sulaiman atau yang lebih dikenal dengan Wak Aceh merasakan bengkak di bagian mata.

 

Di Kantor Polisi Wak Aceh yang berprofesi sebagai tukang becak mengatakan pada Selasa (4/2/2020) sekira sebelum maghrib, sedang mencari sewa, kemudian temannya bernama Bembeng memanggilnya untuk minum tuak bersama.

 

“Aku dipanggilnya (Bembeng), dia ngajak minum tuak lantas aku bilang, “ngak mau itu minuman air parit,” lalu aku terus diajaknya akhirnya aku menuruti kemauannya,” katanya.

 

Ia bersama teman Bembeng yang tak dikenalnya duduk di lataran parkir pasar ikan komplek MMTC, tak lama kemudian ia bersama Bembeng dan temannya pindah lokasi yang tak jauh dari tempat minum tuak semula.

 

“Setelah kami pindah minumlah lagi kami, tiba-tiba seorang dari kumpulan kami yang aku juga nggak kenal, langsung memiting dan memukulku tepat di bagian mataku, untung ada satpam di situ yang melihatku dan langsung melerainya,” jelas Wak Aceh.

 

Kemudian Wak Aceh pun pulang ke rumah dengan mata yang bengkak dan keesokan harinya pada Rabu (5/2/2020), ia mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu tertuang dalam nomor : STTPL/291/K/II/2020/SPKT PERCUT.

 

Saat dikonfirmasi Kasie Humas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Basyrah Mansyah mengatakan korban sudah membuat laporan.

 

“Sudah buat laporan dan kasus ini masih dalam tahap penyidikan,” ungkapnya, Kamis (6/2/2020). (Red)
3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang