Berani Tampil Beda

Jembatan Handel Tak Kunjung Tuntas, Mantan Anggota DPRK Singkil Angkat Bicara

ACEH SINGKIL – M.Jirin, mantan anggota DPRK Aceh Singkil angkat bicara terkait proyek Jembatan Handel bernilai Rp 10 Miliar yang di anggarkan Tahun 2019 hingga kini tak kunjung tuntas.

Menurutnya pekerjaan itu tidak selesai sesuai kontrak bukanlah faktor cuaca semata tapi terlihat ketidak profesionalan Kontraktor, PT. PS dalam bekerja.

“Saya melihat bukan hanya karena cuaca, tapi juga tidak profesionalnya Sistem Manajemen pekerja Lapangan ,”Kata M.Jirin Mantan Anggota DPRK Aceh Singkil kepada Metro24jam.co.id, Kamis (19/3/2020).

Mantan Anggota DPRK dari Partai Aceh itu mengakui bahwa akhir tahun 2019 lalu Aceh Singkil musim penghujan bahkan intensitas sungai Lae Cinendang itu tinggi tapi  airnya tidak lama kembali surut kok paling lama 3 – 4 hari saja sudah normal. katanya

Tapi sistem pengerjaan yang di lakukan kontraktor PT. PS itu terlihat tidak profesional, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri mereka bekerja berkelompok. “Kalau di kerjakan Abutment, di situ semuanya, begitu juga dengan item Pilar pekerjanya di situ semuanya,” katanya.

Seharusnya kata dia, bisa di bagi sebagian mengerjakan abutment, sebagian lagi ke item lain untuk mengejar target. Tapi hal itu tidak dilakukan, Katanya. Ini ada masalah dalam manajemen pekerjaan

Anehnya lagi, itemnya tinggal dua pilar padahal sudah di beri waktu 50 hari kok belum selesai ini menunjukkan mereka tidak serius bekerja,” katanya. (Arman)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang