Berani Tampil Beda
Iklan Tahun Baru Sinuraya

Identitas Perampok Berpistol di Sunggal Masih ‘Misterius’. Korban Trauma Dan Ketakutan!

MEDAN – Masih ingatkah dengan kasus perampokan sebuah grosir di Jalan Sei Mencirim Dusun VI, Sei Semayang, Sunggal oleh 4 orang bersenjata PISTOL? Hingga saat ini, kasus tersebut tampaknya masih misterius. Pasalnya hingga saat ini pihak Polsek Sunggal belum juga mampu menangkap ataupun mengungkap identitas para pelaku.

Hal ini pun sontak membuat korban, Mariadi, merasa ketakutan dan was-was jika hendak meninggalkan tempat usahanya.

“Kalau bisa, pelaku ditangkap biar saya tidak jadi was-was karena saya pun jika meninggalkan kedai (belanja) takut,” ujar korban perampokan, Mariadi kepada wartawan melalui telepon selulernya, Jumat (10/1/2020).

Mariadi menambahkan, untuk mendapatkan kepastian hukum, ia sudah beberapa kali ke Polsek Sunggal, namun hingga sekarang pihak Polsek belum mengetahui identitas para pelaku.

“Kemarin saya ke Polsek Sunggal, tapi mereka ini pun belum mengetahui identitas pelaku. Cuma katanya bukan orang Diski,” terangnya mengakhiri.

Dilokasi terpisah, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu MS Ginting mengatakan saat ini pihaknya masih memburu para pelaku. “Belum. Masih terus diburu,” ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Dengan luka 10 jahitan dikepala, Mariadi (40) warga Jalan Sei Mencirim, Sunggal mendatangi Mapolsek Sunggal. Pasalnya, ia baru saja menjadi korban perampokan oleh 4 orang pria bersenjata pistol di Toko miliknya. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 12 Juta. Beruntung saat kejadian, aksi pelaku terekam CCTV sehingga wajah salah seorang pelaku terekam CCTV, Jumat (29/11/2019).

Menurut informasi, aksi perampokan 4 pria bersenjata pistol ini bermula saat korban hendak menutup tokonya. Tiba-tiba masuk 2 pria tak dikenal hendak membeli rokok. Saat itulah salah seorang pelaku langsung mnenodongkan karyawan dengan senjata pistol. Sedangkan rekan pelaku lainnya langsung mendatangi korban sambil menodongkan pistol ke kepala korban. Merasa nyawanya terancam, korban pun melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian. Melihat hal tersebut, rekan pelaku langsung memukulkan kepala korban dengan menggunakan gagang senjata pistol. Terkena pukulan besi, korban langsung sempoyongan dan darah mengalir dari kepalanya. Pelaku yang terlihat panik langsung merampas uang sebesar Rp 12 Juta dan kabur dengan mengendarai sepeda motor.

“Pelakunya berjumlah 4 orang bang, mereka membawa senjata Pistol dan berboncengan mengendarai sepeda motor,” ujar korban, Mariadi saat ditemui di Mapolsek Sunggal.

Lalu, Mariadi menjelaskan, saat kejadian, para pelaku langsung menodongkan senjata pistolnya dan merampas uang yang berada dilaci sebesar Rp 12 Juta. “Saat itu saya langsung melakukan perlawanan, salah seorang pelaku sempat saya jepit, tiba-tiba kawan pelaku datang dan memukulkan kepala saya dengan gagang pistolnya dan mengambil uang didalam laci,” jelasnya.

Kemudian, para pelaku mengancam akan menembaknya jika mengejar dan melakukan perlawanan kembali. “Jangan kau kejar, kutembak kau nanti” Lalu pelaku kabur, warga yang mengetagui kejadian diancam tembak juga sambil menodongkan senjata apinya,” terang Mariadi.

Mariadi berharap pihak Polsek Sunggal untuk segera menangkap para pelaku. “Saya harap pihak Polsek Sunggal segera menangkap para pelaku,” harapnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu MS Ginting mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian. “Berdasarkan CCTV, pelaku masih melakukan pencarian. Saat ini petugas masih dilapangan,” katanya singkat. (rom)

3G
Iklan Tahun Baru Ricardo

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang