Berani Tampil Beda
Iklan Tahun Baru Sinuraya

Dua Penjambret Ditangkap Setelah Ditabrak Korban, Begini Kronologisnya

Dua pemuda diserahkan warga ke polisi setelah aksi jambretnya diketahui massa pada Selasa (11/2/2020) di jalan Pasar 9 Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara. Bersama barang bukti satu buah dompet warna hitam serta 1unit Sepedmotor Honda Scopy BK 3485 AGZ warna hitam.

 

Kasie Humas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Basyrah Mansyah mengatakan kedua tersangka bernama Tony Irawan (23) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar 3, Gang Darussalam, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sementara seorang lagi bernama Arjuna Sukanda (26) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar 3, Gang Sepakat, Desa Tembung, Kecamatan Pecut Sei Tuan.

 

Lanjut Basyrah menjelaskan petugas mendapatkan informasi bahwa dua orang telah ditangkap massa lantaran aksi jambretnya diketahui warga.

“Unit reskrim yg sedang patroli mendapat informasi dari masyarakat ada pelaku jambret diamankan masyarakat dan personil Mengarahkan masyarakat langsung bawa ke Polsek Percut Sei Tuan beserta korban dan pelaku berikut Barang buktinya. Personil mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi,” katanya, Kamis (13/2/2020).

 

Peristiwa itu bermula seorang wanita bernama Nuriati (47) warga Jalan Sidomulyo, Gang Sepakat, Kecamatan Percut Sei Tuan saat melintas bersama anaknya di Jalan Besar Tembung-Batangkuis Simpang Jalan Sidomulyo psr 9, tiba-tiba dua orang dengan menggunakan satu unit sepedamotor mendekati dirinya.

 

Kemudian dompet yang dibawa korban dijambret dan kedua pelaku melajukan kendaraannya dengan cepat. Terkejut mendapatkan perlakuan seperti itu, korban secara spontan berteriak rampok. 

 

Mendengar teriakan tersebut secara tak langsung mengundang warga sekitar, yang selanjutnya terjadi kejar-kejaran hingga ke Jalan Besar Tembung-Batangkuis Gang Kapuk.

 

“Tersangka terjatuh dari sepedamotor dan sempat melarikan diri, namun korban yang melihat kondisi pelaku lantas menabrakkan sepedamotor miliknya kepada kedua pelaku,” jelas Basyrah.

 

Selanjutnya massa pun menangkap dan sempat beberapa pukulan mendarat ke tubuh pelaku. Kemudian warga menghubungi pihak kepolisian dan menyerahkan pelaku beserta barang buktinya.

 

Pengakuan pelaku kata Basyrah baru pertama kali melakukan aksi jambretnya, kedua pelaku nekat jambret lantaran untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

 

 

“Untuk makan dan keperluan sehari hari,” kata Basyrah. (Red)
3G
Iklan Tahun Baru Ricardo

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang