Berani Tampil Beda

4 Pelaku Spesialis Curanmor Ditembak Satreskrim Polrestabes Medan

 

MEDAN – Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan berhasil menggulung 4 orang pelaku spesialis pencurian sepeda motor di Jalan Pelajar, Medan. Kaki keempatnya terpaksa ditembak karena melawan saat hendak ditangkap, Selasa (2/6/2020).

Adapun identitas keempat tersangka adalah ES (35), warga Jalan Pelajar, HP (21) warga Jalan Brigjen Katamso, HS (39) warga Jalan Pelajar, dan PS (45) warga Jalan H Adam Malik.

“Keempat tersangka ditangkap setelah ada laporan korban, Hendro Bangun (52), warga Jalan Karya Tani, Medan Johor,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui masing – tersangka mempunyai peran, yakni HS megendarai satu unit mobil Wuling warna putih pada saat pencurian, HS berperan membantu sepeda motor dengan cara mengangkat sepeda motor ke dalam mobil.

HS mengambil sepeda motor dengan cara mengangkat sepeda motor ke mobil dan berperan menjual sepeda motor hasil curian tersebut dan PS membantu menampung sepeda motor dari dalam mobil dan membantu menjual sepeda motor hasil pencurian tersebut. Sedangkan L yang berperan sebagai supir belum tertangkap.

Sebelumnya, penangkapan ini bermula dari adanya laporan pengaduan Hendro Bangun (52), warga Jalan Karya Tani, Medan Johor. Saat itu korban memarkirkan sepeda motor di belakang pos tempatnya bekerja di kawasan Simalingkar B dalam keadaan stang terkunci. Lalu korban istirahat di dalam pos satpam tersebut dan selanjutnya sekira pukul 06.15 WIB dibanguni oleh temannya memberitahukan motornya tidak ada.

Selanjutnya, pada Senin, 18 Mei 2020, sekira pukul 10.30 WIB, personel timsus mendapat informasi bahwa tersangka kasus pencurian sepeda berada di Jalan Pelajar. Tim langsung melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan para tersangka.

Pada saat melakukan pencarian barang bukti empat tersangka melakukan perlawanan dan ingin melarikan, tim melakukan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki tersangka dan membawa tersangka ke IGD RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan pengobatan dan selanjutnya memboyong tersangka ke Polrestabes Medan untuk proses sidik lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan, 5 buah handpone, 1 buah senjata mancis, 2 buah pisau, 2 besi alat congkel, 1 buah tas perkakas , 1 buah STNK mobil Avanza, 2 buah dompet, uang Rp550.000, rekaman CCTV, 1 buah bong dan 1 paket sabu sabu. (*)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang