Berani Tampil Beda

Pernyataan ‘Kuburan Massal’ Jubir Covid- 19 Disoal, Pemerintah Aceh Diminta Optimis Tangani Virus Corona

 

ACEH SINGKIL – Pernyataan ‘Kuburan Massal’ oleh Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Aktivis Sosial asal Aceh Singkil, Aceh Syahrul Manik. Ia meminta Pemerintah Aceh agar optimis dalam penanganan penyebaran virus corona.

“Kami merasa kecewa dengan pernyataan Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh sehingga membuat suasana menjadi mencekam,” ujar Ketua SPMA Singkil, Syahrul Manik.

Ia meminta Pemerintah Aceh optimis dalam penanganan penyebaran Virus Corona “bukan membangun opini publik yang justru membuat rakyat aceh menjadi panik dan pasrah,” tegasnya.

Syahrul menegaskan bahwa kondisi saat ini warga Aceh ditakuti virus Covid-19 yang sudah mewabah ke Aceh. Hal ini membuat rakyat Aceh menjadi waspada dan dihantui ketakutan diakibatkan penularan yang begitu cepat.

“Sebagai Jubir Pemerintah Aceh, seharusnya Abdulgani tidak boleh membuat masyarakat menjadi panik dan ketakutan yang begitu mencekam dengan mengeluarkan statemen tentang ‘ ‘kuburan massal’, hal tersebut justru memperkeruh dan membuat rakyat aceh pasrah dengan keadaan,” tegasnya.

Untuk itu, saat ini Pemerintah Aceh harus hadir dan mengambil peranan penuh pencegahan penularan terhadap virus corona, bukan pesimis terkesan pasrah dengan keadaan.

“Salah satu yang harus dilakukan untuk terhindar dari penularan covid-19 dengan menjaga daya tahan tubuh, dokter menyarankan supaya daya tahan tubuh kuat salah satu caranya adalah dengan berpikir positif,” ucapnya mengakhiri.

Sebelumnya, pernyataan ‘Kuburan Masal’ oleh Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Akhirnya, Sabtu (28/3/2020) ia pun menyampaikan permohonan maaf pada konferensi pers melalui fanpage Biro Humas Pemerintah Aceh. (Arman)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang