Berani Tampil Beda

Melacak Jejak Pembunuhan soal Editor MetroTV Tewas di Pinggir Tol JORR

JAKARTA – Polisi terus menyelidiki kasus kematian editor MetroTV Yodi Prabowo. Pria itu ditemukan tewas pada Jumat (10/7) di pinggir jalan Tol JORR dengan luka tusuk di tubuhnya.

Sejak jasadnya ditemukan hingga Sabtu (11/7) polisi menemukan sejumlah fakta baru. Di antaranya penyebab kematian Yodi.

Hasil autopsi jenazah Yodi, polisi menemukan adanya bekas penganiayaan di tubuh. Hal itu terlihat dari adanya luka lebam di tengkuk sebelah kiri.

“Di mana lebam itu diduga benda tumpul. Itu yang kami belum mendapatkan barang bukti. Jadi nanti kami akan lakukan pencarian kembali,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (11/7).

Untuk mengungkap kasus kematian Yodi, polisi memeriksa sejumlah saksi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penyidik telah memeriksa 12 saksi terkait kasus tersebut.

“Saat ini saksi sudah 12 orang diperiksa, yang kita periksa orang orang terdekatnya, seperti teman dan keluarganya. Kemungkinan akan bertambah lagi mungkin,” kata Yusri.

Dari hasil autopsi jenazah Yodi, polisi menemukan luka tusuk di bagian dada dan leher. Tindakan itu diduga dilakukan pelaku kenggunakan pisau yang ditemukan penyidik di lokasi kejadian.

“Yang kita temukan ada luka-luka terbuka pada leher dan dada korban akibat senjata tajam,” kata Yusri.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Irwan mengatakan luka tusuk di dada menjadi penyebab kematian Yodi.

“Betul sekali, diduga hasil autopsi, ini bocoran awal dari teman-teman forensik, diduga meninggalnya karena tertusuk benda tajam di jantungnya,” kata Irwan.

Jenazah Yodi dikembalikan kepada keluarga setelah selesai diautopsi. Yodi dimakamkan pada Sabtu (11/7) di TPU Sandratex, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Sejumlah pelayat ikut mengantar jenazah ke liang lahat. Selain keluarga dan kerabat dekat, tampak juga sejumlah rekan kerja Yodi saat proses pemakaman.

Kekasih Yodi, Suci Fitri Rohmah mengatakan sikap korban berubah beberapa hari sebelum ditemukan tewas di pinggir jalan Tol JORR. Yodi seperti menyimpan satu masalah besar.

“Kayak orang pengin cerita tapi tuh ditahan,” kata Suci soal gelagat aneh yang ditunjukkan Yodi, Minggu (11/7). Perbedaan sikap itu dirasakan Suci setelah Yodi mengambil cuti dari kantornya.

Suci mengatakan, kekasihnya itu pernah mengajak bertemu untuk berbicara serius pada Senin (6/7). Namun, Suci tidak bisa memenuhinya karena kesibukan kerja.

Suci menyesal tidak bisa bertemu dengan kekasihnya sat itu. Hingga kini Suci tidak pernah tahu masalah apa yang menimpa Yodi sampai perlu bicara serius dengannya. “Andaikan dulu kerjaan enggak lagi deadline, saya pasti dengarkan curhatannya,” kata Suci.

Suci mengatakan ada kehadiran orang ketiga di hubungannya dengan Yodi. Seorang wanita yang mengaku menyukai kekasihnya itu merupakan rekan kerja Yodi.

“Sempat emang ada kayak ada orang ketiga cewek yang suka sama dia, satu kantor,” kata Suci.

Suci mengatakan wanita itu merasa Yodi lebih dekat dengannya dibanding Suci. Wanita itu pun merasa sakit hati karena beberapa hari terakhir Yodi menjaga jarak dengannya.

“Dia bilangnya sakit hati sama almarhum, karena almarhum itu akhir-akhir ini ngejauhin dia. Terus yasudahlah mungkin motivasi nya dia biar saya me-notice dia dan dia bilang juga biar di-notice,” kata Suci.

Namun, Suci tak bisa memastikan apakah masalah asmaranya itu menjadi motif penusukan kekasihnya. Saat ini yang bisa ia lakukan hanya berdoa semoga siapa pun pelaku pembunuhan segera tertangkap.

“Saya sih positif aja ya kalau emang bukan dia, ya orang lain juga semoga cepat ketangkep juga,” kata Suci.( red)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.