Berani Tampil Beda

Istri Bupati Ini Rela Menjahit Ratusan Masker Kain Untuk Dibagikan Ke Warga

 

Martina Rihi Heke-Raga Lai, Ketua PKK Kabupaten Sabu Raijua rela meluangkan waktunya untuk menjahit masker mulut dari kain. yang akan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Adapun tujuan istri Bupati ini adalah untuk memutus mata rantai wabah Covid-19 dimana sulitnya mendapatkan masker.

Dosen di salah satu universitas negeri di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini rela duduk berjam-jam di atas mesin dan terus mengayuh jahitan hingga menghasilkan puluhan masker mulut dalam sehari yang nantinya dapat dipakai melindungi diri dari wabah Covid-19 di pulau itu.

Martina mengaku jika niat untuk menjahit masker mulut sudah ia pikirkan ketika Covid-19 merebak di Wuhan, China sehingga membuat penutup mulut tersebut menjadi barang paling dicari masyarakat.

“Saya sudah pikirkan ini saat Covid-19 mewabah di Wuhan, akibatnya masyarakat kesulitan mendapatkan masker untuk melindungi diri. Kami sekeluarga juga cari untuk beli pun sangat susah,” ujar Martina sambil terus mengayuh mesin jahitnya dilansir dari Merdeka.com

Berbekal keterampilan menjahit yang dia pelajari secara otodidak, ia berhasil menjahit 500 masker mulut yang siap disterilkan sesuai standar WHO, sebelum dikirim dan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat Kabupaten Sabu Raijua.

“Yang saya buat tidak ada maksud lain selain membantu meringankan tugas pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 di Sabu Raijua. Tidak ada embel-embel lain, saya benar-benar hanya ingin membantu masyarakat karena masker ini salah satu media untuk mencegah virus mematikan tersebut,” tegas Martina, Minggu (29/3).

Masker dari kain yang dapat dicuci itu, diharapkan dapat membantu masyarakat Sabu Raijua, yang kini sedang kesulitan mendapatkannya di pasaran.

“Semoga apa yang saya buat ini sedikit membantu warga, apalagi masker di Sabu Raijua sangat susah didapatkan,” harap Martina. (MC)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang