Berani Tampil Beda

IMASI Persoalkan Sisa 36 Batang Paku Bumi Proyek Jembatan Singkohor-Kutabaru

 

ACEH SINGKIL – Sekretaris Ikatan Mahasiswa Singkohor (IMASI) Menilai Proyek Pembangunan Jembatan yang menghubungkan kecamatan Singkohor dengan Kuta Baharu terkesan Menghamburkan Uang Negara. Pasalnya, sebanyak 36 batang paku bumi tak terpakai.

“Proyek pembangunan jembatan tersebut banyak yang mubazir atau sia – sia yang akhirnya menghamburkan uang negara,” ujar Sekretaris IMASI, Hendri Bako.

Hendri menegaskan bahwa 36 paku bumi itu tidak terpakai jelas menghabiskan uang negara dengan bahan yang sia-sia seperti itu, lebih baik dana tersebut dialihkan untuk pembangunan fasilitas umum lainnya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Masih banyak akses langsung yang bisa diperuntukkan terhadap kebutuhan masyarakat atau di sumbangkan anggaran tersebut untuk anak yatim dan janda-janda Miskin khusus nya di kecamatan Singkohor atau dananya dialokasikan untuk pembangunan jalan lainnya, seperti pembangunan jalan yang menghubungkan kecamatan Singkohor dengan kecamatan Gunung meriah yang aspalnya terlihat rusak parah”, jelasnya.

Hendri juga menilai jalan tersebut berdampak bagi masyarakat yang melintas dikarenakan sangat disayangkan dengan kondisi jalan yang memprihatinkan.

“Jadi kalo ada pasien yang di rujuk ke RSUD Aceh Singkil, harus melambatkan kecepatan walaupun pasien sedang kritis dikarenakan jalannya memprihatinkan,” terangnya.

Terpisah, Kadis PUPR Aceh Singkil Erwin Syahputra mempertanyakan terkait statemen sekretaris IMASI tersebut. “Yang hamburkan uang negara siapa?,” tanyanya.

Lanjut, sisa tiang pancang itu milik kontraktor yang tersisa yang tidak dibayar lagi, dimana argumentasinya bahwa uang negara dihamburkan. (Arman)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang