Berani Tampil Beda

Ditkrimum Polda Riau Menangkap Pria Warga China Penganiaya ABK Asal Indonesia

RIAU – Jajaran Ditkrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri) menangkap tersangka pria warga negara Tiongkok (China), Song Chuanyun (50), yang diduga merupakan pelaku penganiaya Awak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia. Song Chuanyun ditangkap di atas Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 yang sedang berlabuh di Pelabuhan Batam.

“Tersangka merupakan Supervisor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118, Shandong Sheng Chang Shan Xian Jin Lin Zhen An Le Zhuang Cun 578 Hao,” kata Dirkrimum Polda Kepri, Kombes Arie Darmanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2020).

Pria paruh baya tersebut diduga telah melakukan penganiayaan pada ABK sejak dari bulan Januari hingga Juli 2020. Saat ditangkap, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang yang akan dijadikan tambahan bukti dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap ABK asal Indonesia.

Barang yang disita yakni, sepasang sepatu safety berwarna hitam dengan bercak cat; sebuah kunci pas; tongkat kayu; dan sebuah bandul pancing yang terbuat dari besi. Kata Arie, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku warga negara China tersebut.

“Terhadap tersangka dan barang bukti saat ini telah diamankan di Ditreskrimum Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, Song Chuanyun dijerat dengan Undang-Undang 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan rumusan Pasal 351 ayat 3 subsider ayat 2 subsider ayat 1 KUHP,.

Sekadar informasi, dua kapal ikan berbendera China, yakni Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 dan Kapal Lu Huang Yuan Yu 117, ditangkap oleh tim gabungan TNI-Polri dari Lantamal IV Tanjungpinang serta Polda Kepulauan Riau.

Penangkapan terhadap dua kapal asing tersebut, dilakukan di perairan dekat perbatasan Indonesia dengan Singapura. Penangkapan dilakukan, terkait kabar bahwa adanya anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang tewas akibat dianiaya.

Di dalam Kapal Lu Huang Yuan Yu 118, ditemukan jasad korban tersimpan di dalam ruangan pendingin. Jasad ini diketahui bernama Hasan Afriadi, warga Lampung, masih dalam keadaan utuh dan mengenakan pakaian serta ditutupi selimut. (red)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.