Berani Tampil Beda

Tau Kalian??? 27 Tahun Berdiri, Ini Pertama Kali Karyawan PD Pasar Kota Medan Tidak Terima THR

 

MEDAN – Pasca pemecatan 3 Direksi PD Pasar Kota Medan, akhirnya PD Pasar Kota Medan mencapai masa suramnya. Pasalnya, saat ini dibawah kepemimpinan Plt PD Pasar Kota Medan, Nasib, ratusan karyawan tidak menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Ironisnya, ini merupakan kasus pertama sekali setelah 27 tahun berdirinya PD Pasar. Ada apa dengan PD Pasar? Apakah sudah pailit?

Hal ini dipertanyakan oleh salah satu perwakilan karyawan PD Pasar Kota Medan. Ia sangat menyayangkan kinerja kepemimpinan Plt Dirut PD Pasar Kota Medan tersebut.

“Pernah dulu kita di jaman kepemimpinan Pak Nawawi di tahun 2006, saat itu kas kita kosong tapi kita tetap terima THR. Padahal tidak ada uang sama sekali. Begitulah tanggung jawab seorang pemimpin terhadap anggotanya. Namun ini, walaupun covid-19, semua kegiatan pasar masih seperti biasa. Malahan sampai hari ini pengutip masih getol mengutip hingga mencari kerumah pedagang agar tercapai targetnya mati-matian, ya untuk apa? Pastinya untuk mengejar THR, pengutip itu ujung tombak di PD Pasar,” ujar perwakilan karyawan yang namanya enggan disebutkan.

Pria bertubuh semampai ini menjelaskan bahwa tidak ada alasan PD Pasar tidak membayar para karyawan. Pasalnya, dari 54 Pasar yang ada di Kota Medan semuanya masih tetap beroperasi seperti biasanya. “Covid yang baru berjalan 2 bulan ini saja tidak mampu dibayarkannya, jadi sisa uang selama ini kemana? Dari 54 pasar, mana yang di tutup? Jelas masih ada pemasukan bukan total tutup, semua buka aktif,” tambahnya.

Lalu, karyawan ini menegaskan bahwa ia yakin PD Pasar pasti bisa membayar THR dari penghasilan parkir dan jaga malam di Pusat Pasar. “Untuk penghasilan Parkir Pasar Marelan aja setiap tahunnya dapat menghasilkan Rp 1 Milyar lebih. Sedangkan untuk penghasilan jaga malam pertahunnya dapat menghasilkan sekitar Rp 2 Milyar/tahun.

“Jadi tidak ada alasan PD Pasar tidak membayar THR karyawan. Karena sampai hari ini pengutip yang merupakan ujung tombak PD Pasar masih getol mengutip hingga kerumah pedagang dan targetnya tercapai. Untuk apa itu? Ya untuk mengharapkan THR,” terangnya.

Namun saat dipertanyakan bahwa surat edaran Plt Dirut PD Pasar menunda pembayaran THR, Karyawan ini pesimis dengan kebijakan PD Pasar tersebut. Pasalnya hingga saat ini Pemerintah belum mengetahui sampai kapan Covid-19 ini akan berlalu.

“Surat edaran ditunda sampai bulan Desember, apakah kita tahu kapan covid-19 akan berakhir? Nah, logikanya 2 bulan Covid-19 aja tidak bisa membayar THR, konon bulan Desember? Siapa yang bisa menjamin? Konon lagi menunggu hingga Bulan 12, kalau covid berlanjut apa yang dikasih? iming-iming aja?,” tegasnya.

Dilokasi terpisah, Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA),Plt Dirut PD Pasar Kota Medan, Nasib tidak membalas konfirmasi wartawan. (Rom)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang