Berani Tampil Beda

Wanita Hamil Ini Minta Keadilan!!! Pasutri Pelaku Penganiayaan Masih “Gentayangan” di Komplek Mega Town House

Korban, Nanik Mustika

MEDAN – Dengan wajah pucat, Nanik Mustika (30) warga Jalan Kapten Muslim Komplek Mega Town House merasa kesal. Pasalnya, pasutri penganiaya dirinya, BS (45) dan LS (40) masih “berkeliaran” walaupun sudah dilaporkan ke Polsek Helvetia.

Hal ini disampaikan korban, Nanik Mustika. Ia tidak berterima dengan aksi brutal pelaku yang tega menganiaya dirinya hingga terluka. Namun, pasca dilaporkan ke Polsek Helvetia dengan STPL/760/X 2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Helvetia, Selasa (20/10/2019) lalu, pelaku tidak kunjung juga ditangkap.

“Saya hanya minta keadilan bang, saya hanya minta kedua pelaku ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar korban, Nanik Mustika kepada wartawan, Senin (11/11/2019).

Nanik menceritakan, aksi brutal kedua pasutri bermula saat ia istrahat didepan rumahnya. Saat itu, anjing hewan peliharaan pelaku, menggonggong.

“Saat kejadian, saya istirahat didepan rumah saya, kami bertetangga. Saat saya istirahat, anjing pelaku menggonggong kepada anjing saya. Karena bising istri pelaku (LS) keluar sambil memaki dan memukul saya. Beberapa detik kemudian, keluar lagi suaminya (BS) langsung memukul muka saya 3 kali dan membanting saya ketanah,” cerita korban sambil tertunduk.

Akibat kejadian, seluruh tubuh korban sakit, terlebih lagi ia saat ini hamil 5 bulan.

“Saat dipukulnya, saya hamil 5 bulan bang, sekarahg sudah jalan 6 bulan. Mudah-mudahan bayi saya tidak apa-apa bang,” harapnya sambil meneteskan air mata didampingi suaminya, Sumantri mengakhiri.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kapolsek Helvetia, AKP Sahudur Sitinjak tidak membalas konfirmasi wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Nanik Mustika (30) warga Jalan Kapten Muslim Komplek Mega Town House babak belur dianiaya oleh tetangganya, BS (40) dan LS (38). Aksi brutal kedua pelaku dikarenakan anjing pelaku membuat keributan dengan menggonggong saat korban istirahat didepan rumahnya. Ironisnya, suami pelaku tega meninju dan membanting korban ketanah, Selasa (29/10/2019)

Tak terima, korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Helvetia dengan STPL/760/X 2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Helvetia. (Rom)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang