Berani Tampil Beda

Soal Begal Bersajam Beraksi di Lau Dendang (1). Dedi:”Pihak Kepolisian harus segera menangkap ketiga pelaku”

MEDAN – Aksi begal bersajam yang beraksi di Jalan Tol Lau Dendang, Tembung mendapat perhatian serius dari Presidium Garuda Merah Putih, Dedi Harvisyahari. Ia meminta pihak Kepolisian serius menangani laporan tersebut.

“Saya berharap pihak Kepolisian untuk segera menangkap ketiga pelaku begal bersajam tersebut. Dikhawatirkan akan ada lagi jatuh korban jika tidak terungkap,” ujar Presidium Garuda Medan Putih, Dedi Harvisyahari kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Korban menunjukkan surat bukti laporan

Dedi juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika melintas di Jalan sepi dan di malam hari.

“Kita harus waspada dan berhati-hati, hindari keluar malam atau dinihari jika tidak diperlukan. Hindari menggunakan barang berharga yang mencolok seperti kalung emas, gelang atau cincin,” himbauhya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Syapari (44) warga Jalan Musyawarah Gang Saud Lau Dendang terpaksa harus merelakan sepeda motor Beat BK 6928 AFQ dirampok 3 orang begal bersajam di Jembatan Tol Lau Dendang, Selasa (12/11/2019).

Menurut informasi, kejadian bermula saat korban hendak pulang kerumahnya usai menghadiri pesta keluarga, Minggu (10/11/2019) pagi. Sesampainya di Jembatan Tol Lau Dendang, tiba-tiba korban ditabrak 2 pengendara sepeda motor hingga terpental. Saat itulah, salah seorang pelaku mengejar korban dan menodongkan senjata tajamnya. Takut terjadi sesuatu, korban lari sambil berteriak. Pelaku yang panik langsung kabur membawa sepeda motor korban. Tak terima, korban pun melaporkan kasus ini ke Polsek Percut Seituan.

“Kejadiannya hari Minggu (10/11/2019) bang, saat itu saya dari pesta keluarga mau pulang kerumah. Ditengah perjalanan persisnya turunan jembatan tol Jalan Lau Dendang saya ditabrak oleh sepedamotor lain dan saya langsung terpental,” ujar korban, Syapari saat ditemui wartawan, Senin (11/11/2019).

Ketika ia terjatuh, salah seorang pelaku langsung mengejarnya dan menodongkan senjata tajam berupa pisau.

“Ada 3 orang pelakunya bang, satu  sepeda motor bebek, lalu salah satu pelaku turun dan langsung menodongkan pisau ke arahku bang,” jelas Syapari.

Saat itu, spontan ia berteriak minta tolong sembari berlari memutar mutar agar si perampok tidak menikamkan pisau ke tubuhnya.

“Tidak ada orang yang dengar bang, aku sudah berteriak teriak minta tolong dan si perampok tersebut mengambil sepedamotor saya dan langsung lari,” terang Syapari.

Lalu, Syafari menambahkan,  setelah pelaku kabur, warga pun berdatangan untuk membantunya.

“Kebetulan saat itu yang datang saudara saya bang dan warga sekitar menanyakan apa yang telah terjadi. Lalu saya ceritakanlah dan saya diantar kembali kelokasi pesta saudara saya,” bebernya.

Syafari berharap, pihak Kepolisian segera menangkap 3 orang pelaku yang membawa kabur sepeda motornya.

“Saya harap pelaku segera ditangkap makanya saya melapor ke Polsek Percut Seituan ini,” jelasnya mengakhiri.

Dilokasi terpisah, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo menegaskan telah memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan untuk melidik kasus begal tersebut.

“Sudah saya perintahkan Kanit Reskrim untuk melaksanakan penyelidikan,” tegasnya. (Hadi/Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang