Berani Tampil Beda

Ribut di WhatsApp, Abang Tega Pukuli Mata Adik Sampai Bercucuran Darah

Korban, Sri Wahyuni saat melapor di Polsek Percut Seituan

PERCUT SEITUAN – Dengan kondisi mata berdarah-darah, Sri Wahyuni Br Lubis (35) mendatangi Polsek Percut Seituan. Pasalnya, ia dipukuli abang kandungnya, Aprizal Lubis hanya karena ribut di aplikasi WhatsApp, Senin (11/11/2109).

Menurut informasi, pelaku dan korban merupakan Abang adik yang baru saja tiba dari Bogor. Kedatangan mereka adalah untuk melihat abang tertua yang sedang sakit di Jalan Pendidikan Pasar 11, Tembung. Namun, hanya karena keributan di aplikasi WhatsApp, pelaku tega dengan brutal  memukuli korban. Akibatnya, mata kiri korban mengeluarkan darah segar. Tidak terima, korban pun melaporkan abangnya ke Polsek Percut Seituan.

“Saya dapat kabar mereka bergaduh dirumah mamaknya di Jalan Baru, Benteng. Saat dilokasi kulihat mata dia (korban) sudah mengeluarkan darah segar. Informasinya, mata korban berdarah karena dipukul abang kandungnya gara-gara ribut di WhatsApp,” ujar keluarga korban,. Radi.

Radi menjelaskan bahwa kedua datang ke Medan untuk menjenguk kakaknya yang sedang sakit
di Jalan Pendidikan Pasar 11, Tembung.

“Orang itu mau pulang, si abang malam ini Senin (11/11/2019) berangkat pulang ke bogor dengan menggunakan pesawat dan adiknya akan berangkat pulang juga esok hari dengan menggunakan bus,” bebernya.

Ketika dikonfirmasi, Sri wahyuni mengatakan bahwa saat dipukuli ia tidak sanggup lagi untuk mengelak.

“Nggak bisa lagi aku ngelak bang, dia memukulku, ceceran darahku banyak kali darah dilantai bang,” ujarnya seraya menahan sakit.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Percut Seituan mengatakan anggota sudah mengecek kebandara dan sudah dicek  atas nama tersebut tidak ada. (Hadi)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang