Polrestabes Medan Diminta Bentuk Tim Khsusus Berantas Premanisme Dan Pungli

Editor: Romeo galung author photo

Praktisi Hukum, Oloan Butar-Butar

MEDAN - Maraknya kasus premanisme yang menimpa warga di Kota Medan  sangat disayangkan Praktisi Hukum, Oloan Butar-Butar, SH.MH. Ia meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara khususnya Polrestabaes Medan untuk segera membentuk tim khusus pemberantasan premanisme dan pungli. 

"Saya meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara segera membentuk tim khusus untuk memberantas premanisme dan pungli di Kota Medan," ujarnya. 

Menurutnya, aksi premanisme dan pungli masih marak di Kota Medan, dimana dibeberapa daerah masih sering terjadi aksi premanisme yang sangat meresahkan warga. 

"Premanisme sangat meresahkan masyarakat di Kota Medan ini, seharusnya pihak Kepolisian bisa hadir disitu memberikan rasa aman seperti dengan selalu melakukan patroli rutin di daerah yang dianggap rawan aksi premanisme," himbau Oloan. 

Oloan menjelaskan, beberapa wilayah yang saat ini viral seperti aksi penganiayaan dan perampokan pedagang sate oleh preman di Jalan Rajawali, Perumnas Mandala, Medan. Dimana hingga sekarang pelaku belum juga ditangkap. 

"Selain pedagang sate, aksi premanisme di Tomang Elok, Medan. Dimana pedagang dipalak uang minum atau uang keamanan, lalu yang saat ini viral kasus preman memukuli pedagang sayur di Pasar Gambir, Medan," bebernya. 

Oloan berharap, pihak Kepolisian dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan adanya patroli rutin di wilayah yang dianggap rawan premanisme. 

"Patroli rutin di siang hari maupun di malam hari, diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas lainnya," harapnya mengakhiri. (Rom)

Share:
Komentar

Berita Terkini