Home News Soal Jukir Umur 65 Tahun Diseret Mobil Suzuki Ertiga (1). Sudah Seminggu,...

Soal Jukir Umur 65 Tahun Diseret Mobil Suzuki Ertiga (1). Sudah Seminggu, Penyidik Masih Mengecek Identitas Pemilik Mobil

MEDAN – Pasca seminggu laporan pengaduan aksi tak manusiawi yang dilakukan oleh pengemudi mobil Suzuki Ertiga BK 1619 EQ terhadap seorang juru parkir (Jukir), Muchlis Harmin (65) di Jalan Irian Barat, Medan Timur hingga korban mengalami luka diseluruh badannya, pihak Satreskrim Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA). Ia menegaskan bahwa pihaknya masih melidik laporan pengaduan tersebut. “Masih lidik,” ujarnya.

Namun saat dipertanyakan apakah penyidik Satreskrim Polrestabes Medan telah mengantongi identitas pemilik mobil sesuai dengan Nomor Polisi BK 1619 EQ, ia mengatakan masih akan mengecek nomor mobil tersebut. “Kami cek dulu,” tegasnya mengakhiri.

Dilokasi terpisah, saat ditemui, Muchlis Harmin (65), jukir korban penganiayaan menjelaskan bahwa saat dilokasi pelaku diperkirakan masih berumur 25 tahunan. “Pelakunya masih muda, kira-kira umur 25 tahun, putih, matanya agak sipit,” jelasnya kepada wartawan.

Ketika dikonfirmasi kepada pemilik lokasi parkir Jalan Irian Barat, Medan Timur, Bukhori, ia sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap pelaku segera ditangkap. “Kita sangat berharap pengemudi mobil Suzuki Ertiga tersebut segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pintanya.

Bukhori menambahkan, perlakuan yang dilakukan pengemudi mobil Suzuki Ertiga BK 1619 EQ sangat tidak manusiawi. “Hanya gara-gara uang Rp2 Ribu, jukir yang sudah berusia 65 tahun diseret dengan mobil hingga terbanting dan terluka. Kami resmi sebagai pengutip parkir, kita menyetor, memberikan PAD kepada pemerintah Kota Medan. Tolong dengar suara orang kecil ini pak Polisi. Tangkap pelaku,” ibanya.

Diberitakan sebelumnya, Dengan kondisi tangan dijepit kaca pintu mobil Suzuki Ertiga BK 1619 EQ, Muchlis Harmin (65) warga Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun diseret pengemudi mobil hingga terkapar di jalanan. Akibatnya, tangan, kaki dan seluruh badan jukir ini mengalami luka lecet. Tak terima, korban bersama warga pun melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan, Selasa (26/11/2019).

Menurut informasi, aksi sadis yang dilakukan pengemudi Suzuki Ertiga BK 1619 EQ ini bermula saat pelaku diketahui memarkirkan mobil Suzuki Ertiga BK 1619 EQ miliknya dilahan parkir di Jalan Irian Barat. Pelaku diketahui masuk ke RS Murni Teguh. Setelah setengah hari menjaga mobil pelaku, korban pun mencoba menagih uang parkir. Namun, pelaku dengan sikap arogan langsung memberikan uang Rp 2 Ribu. Korban kemudian mencoba meminta uang tambahan dari pelaku. Tangan korban yang saat itu mengambil uang Rp 2 Ribu langsung dijepit pelaku dikaca mobilnya dan langsung menyeret korban di jalanan. Akibatnya, seluruh tubuh korban mengalami luka lecet akibat terseret di jalan. Beruntung warga yang melihat kejadian langsung menolong korban.

“Kejadiannya itu Kamis (21/11/2019) kemarin, saat itu pelaku memarkirkan mobil Suzuki Ertiga BK 1619 EQ miliknya dijalan Irian Barat, sudah setengah diparkirkannya. Jadi saat dia mau pulang ya saya minta uang parkirnya, dikasihnya uang Rp2 Ribu. Saat saya minta uang tambahan “pak tambahlah lagi”, tangan saya langsung dijepitnya dikaca mobilnya dan saya diseretnya hingga terseret di jalan sepanjang 3 meter,” ujar korban, Muchlis Harmin kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).

Muchlis menambahkan, karena tangannya tersangkut dikaca mobil, ia berusaha melepaskan tangannya dari jepitan kaca. “Jadi saat dia jalan bawa mobilnya, tangan saya baru terlepas dari kaca mobil itu. Saya kemudian terjatuh terhempas ke jalan aspal. Seluruh badan saya terluka dan sakit,” tambahnya sambil menunjukkan lukanya.

Muchlis berharap pelaku penganiayaan terhadap dirinya segera ditangkap pihak Kepolisian Polrestabes Medan. “Jangan karena kami orang kecil begitu perlakuannya, saya harap pelaku segera ditangkap,” harapnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto berjanji akan mengecek laporan tersebut. “Nanti kita cek,” janjinya. (rom)

Populer

Rampok Toko di Sunggal, 4 Perampok Bersenjata Pistol Terekam CCTV

SUNGGAL - Dengan luka 10 jahitan dikepala, Mariadi (40) warga Jalan Sei Mencirim, Sunggal mendatangi Mapolsek Sunggal. Pasalnya, ia baru saja menjadi...

Anak Kos Tewas Disayat Pisau Cutter (2). Pelaku Pembunuhan Disebut-sebut Berinisial AH

MEDAN – Tewasnya Bian (20), seorang penghuni kos-kosan di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah sedikit demi sedikit mulai...

Diseret Dumptruk, Anak Tewas, Ibunya Selamat

SUNGGAL - Indra Supratman (33) warga Dusun 2, Desa Purwodadi, Pagar Merbau nyaris diamuk massa. Pasalnya, supir Dumptruk BK 8373 RA lalai...

Anak Kos Tewas Disayat Pisau Cutter (1). Polrestabes Medan Kantongi Identitas Pelaku

MEDAN - Tewasnya Bian (27), seorang penghuni kos-kosan di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah sedikit demi sedikit mulai...

Tonton Videonya! Beginilah Aksi Brutal Kawanan Perampok Berpistol di Sunggal Terekam CCTV

Sunggal - Aksi brutal kawanan perampok bersenjata pistol yang beraksi di Jalan Sei Mencirim, Sunggal membuat warga sekitar resah. Pasalnya pelaku yang...

Astaga! Cewek Cantik Ini Ternyata Otak Pelaku Pencurian Mobil

SUNGGAL - Siti Pratiwi (30) warga Jalan Stasiun Gang Amal, Desa Lalang, Sunggal terpaksa mendekam di sel Polsek...

Rampok Hp OPPO, Duo Jambret Berdarah-Darah Dihajar Massa. TKP Sukaramai!

MEDAN AREA - Tampaknya warga Kota Medan harus berhati-hati dengan perampok modus menabrak korbannya. Pasalnya, Suken Sinaga (23) dan Putra Sinaga warga...

Nagih Hutang Rp500 Ribu, Leher Ibu Rumah Tangga Ini Nyaris Ditikam Pisau

POLRESTABES MEDAN - Dengan wajah pucat, Sri Murni Alam (39) warga Jalan Benteng Hilir, Percut Seituan mendatangi Polrestabes Medan. Pasalnya, nyawanya nyaris...