Modus Antar ke Luar Kota, Sindikat Penggelapan Taksi Online Dibekuk

Modus Antar ke Luar Kota, Sindikat Penggelapan Taksi Online Dibekuk

Jumat, 08 November 2019, 14:51
Polisi memaparkan kasus sindikat pencurian taksi online.
BANDUNG -Personel Reskrim Polsek Bandung berhasil meringkus seorang pria berinisial AI yang menggasak 4 unit mobil milik sopir taksi online.

Dilansir detik.com, aksi itu dilakukan AI sejak Juli 2019 lalu. AI melakukan aksinya dengan cara berpura-pura menjadi penumpang taksi online. Awalnya, AI memesan mobil taksi online melalui aplikasi.

"Tersangka ini memesan taksi online untuk mengantar hingga ke luar kota. Saat di jalan, ada kesepakatan untuk harga sewa Rp 1,3 juta," kata Kapolsek Bandung Wetan Kompol Budi Triyono di Mapolsek Bandung Wetan, Jalan Cihapit, Kota Bandung, Jumat (8/11/2019).

Di tengah perjalanan, kata Budi, tersangka mengelabui korban dengan mengajak makan terlebih dahulu. Saat makan itu, tersangka lalu meminjam mobil dengan alasan menjemput seseorang.

"Tanpa rasa curiga, korban menyerahkan kunci mobil. Tapi ternyata mobil dibawa kabur. Di tengah jalan, tersangka mengganti pelat nomor yang terpasang dengan pelat nomor lain," tuturnya.

Polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Bandung Wetan mengamankan pelaku di daerag Kebon Kalapa, Kota Bandung pada 2 November 2019.

"Tersangka ini melakukan perbuatannya sebanyak enam kali. Laporan ke kami ada 4 laporan. Sisanya ada di Sukabumi, Cirebon dan Sukoharjo," tuturnya.

Kepada polisi, AI mengaku mobil-mobil hasil pencurian itu diserahkan ke seorang pria berinisial SN di Sragen. Polisi pun menangkap SN di Sragen.

"Dia memang pemain tunggal spesialis taksi online," kata Budi.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita 4 unit mobil, surat kendaraan dan ponsel. Polisi menetapkan AI Pasal 378 KUHP dan SN dengan Pasal 480 KUHP. (dtc)

TerPopuler