Home News DPD SPRI Sumut Apresiasi Kinerja Ditreskrimum Poldasu Tangkap Pelaku Pembunuhan Wartawan

DPD SPRI Sumut Apresiasi Kinerja Ditreskrimum Poldasu Tangkap Pelaku Pembunuhan Wartawan

POLDASU – Penangkapan dan pengungkapan kasus pembunuhan 2 orang aktifis di Labuhanbatu oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kali ini dari Ketua DPD SPRI Sumut, Devis Karmoy.

“DPD Serikat Pers Republik Indonesia Sumut mengapresiasi upaya pengungkapan dan penangkapan oleh Ditreskrimum Poldasu terhadap pelaku penganiayaan dan pembunuhan yang menyebabkan tewasnya salah satu wartawan di Labuhanbatu,” ujar Ketua DPD SPRI, Sumut Devis Karmoy, Sabtu (9/11/2019).

Namun, SPRI Sumut juga berharap kepada pihak kepolisian untuk “secepatnya menangkap tiga orang pelaku lagi yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO),” harapnya.

Ketua DPD SPRI Sumut, Devis Karmoy

Selain itu, DPD SPRI juga meminta penyidik  juga harus menerapkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2019 Tentang Pers terhadap pelaku sehingga ada efek jera bagi para pelaku kejahatan dan kriminalisasi terhadap wartawan.

“Saatnya penyidik kepolisian jangan sekedar menerapkan pasal pembunuhan berencana dan penganiayaan, namun harus juga menerapkan Ketentuan Pidana Pasal 18 ayat 2 dan ayat 3 Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Karena jelas Undang-Undang tersebut dibuat untuk melindungi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” jelas Devis Karmoy mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Daerah Sumatera utara berhasil menangkap 5 orang tersangka pembunuhan dua aktivis, Sanjai Siregar dan Maraden Sianipar di Perkebunan Sawit KSU Amelia, Dusun VI Sei Siali, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (8/11/2019).

Menurut informasi, penangkapan bermula dari tertangkapnya Victor Situmorang alias Revi (49) pada (5/11/2019) lalu. Kemudian, petugas kembali menangkap tersangka Sabar Hutapea alias Tati (50) yang diamankan 30 menit kemudian dari rumahnya di Sei Berombang Panai Hilir. Pada hari yang sama, tim yang dipimpin Kasubdit III Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak, mengamankan tersangka Daniel Sianturi alias Niel (40) di rumah saudaranya di Desa Janji, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Lalu, Rabu (6/11/2019) sekitar pukul 22.30 WIB, tim yang dipimpin Kasubdit III Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak bersama Tim Reskrim Polres Tanah Karo kembali mengamankan tersangka Janti Katimin Hutahaean di kos-kosan Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

Hingga pada Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, kembali ditangkap tersangka kelima yaitu Wibharry Padmoasmolo alias Harry (40) di Komplek Perumahan CBD, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

“Total pelaku ada delapan tersangka. Tiga ditangkap oleh Ditkrimum Polda Sumut. Dua oleh Polres Labuhanbatu. Sedangkan tiga lagi masih DPO,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Mapolda Sumut, Jumat (8/11/2019).

Menurut Agus, bahwa permasalahan yang terjadi adalah sengketa perebutan lahan di Perkebunan Sawit KSU Amelia yang dikelola oleh Wibharry Padmoasmolo.

Berdasarkan bukti-bukti dan pemeriksaan terhadap pelaku yang sudah ditangkap, diduga keras Wibharry menginstruksikan kepada seseorang untuk mengusir dan menghabisi kedua korban. Dia diduga kuat sebagai tersangka otak pelaku.

“Lahan ini sebenarnya kawasan hutan yang dikelola oleh Harry (Wibharry) melalui Perkebunan Sawit KSU Amelia. Namun dalam perjalanannya ada beberapa kelompok penggarap yang berusaha untuk menduduki lahan tersebut,” terangnya.

Sehingga, hal inilah yang melatarbelakangi kedua korban dianiaya sampai meninggal dunia. Dimana enam orang pelaku, satu yang mendapat instruksi dan satu pengelola diduga keras sebagai orang yang membiayai eksekusi yang dilakukan oleh para pelaku,” tegas Agus.

Pembunuhan bermula saat kedua korban pada Selasa (29/10/2019), meminjam sepeda motor milik saksi bernama Burhan Nasution untuk berangkat ke ladang melewati kebun kelapa sawit milik PT SAB/KSU Amalia.

Karena tak kunjung pulang, Burhanudin melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisan. Dan yang selanjutnya melakukan tracking ke jalan yang dilalui kedua korban.

Setelah ditelusuri, petugas menemukan mayat Maredan Sianipar, lalu menemukan mayat si Sanjay tidak jauh dari penemuan mayat Maredan.

Saat ditemukan, kedua  korban tewas dengan banyak luka dibagian punggung. Diduga sebagai kasus pembunuhan. (Rom)

Populer

Rampok Toko di Sunggal, 4 Perampok Bersenjata Pistol Terekam CCTV

SUNGGAL - Dengan luka 10 jahitan dikepala, Mariadi (40) warga Jalan Sei Mencirim, Sunggal mendatangi Mapolsek Sunggal. Pasalnya, ia baru saja menjadi...

Anak Kos Tewas Disayat Pisau Cutter (2). Pelaku Pembunuhan Disebut-sebut Berinisial AH

MEDAN – Tewasnya Bian (20), seorang penghuni kos-kosan di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah sedikit demi sedikit mulai...

Diseret Dumptruk, Anak Tewas, Ibunya Selamat

SUNGGAL - Indra Supratman (33) warga Dusun 2, Desa Purwodadi, Pagar Merbau nyaris diamuk massa. Pasalnya, supir Dumptruk BK 8373 RA lalai...

Anak Kos Tewas Disayat Pisau Cutter (1). Polrestabes Medan Kantongi Identitas Pelaku

MEDAN - Tewasnya Bian (27), seorang penghuni kos-kosan di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah sedikit demi sedikit mulai...

Tonton Videonya! Beginilah Aksi Brutal Kawanan Perampok Berpistol di Sunggal Terekam CCTV

Sunggal - Aksi brutal kawanan perampok bersenjata pistol yang beraksi di Jalan Sei Mencirim, Sunggal membuat warga sekitar resah. Pasalnya pelaku yang...

Astaga! Cewek Cantik Ini Ternyata Otak Pelaku Pencurian Mobil

SUNGGAL - Siti Pratiwi (30) warga Jalan Stasiun Gang Amal, Desa Lalang, Sunggal terpaksa mendekam di sel Polsek...

Rampok Hp OPPO, Duo Jambret Berdarah-Darah Dihajar Massa. TKP Sukaramai!

MEDAN AREA - Tampaknya warga Kota Medan harus berhati-hati dengan perampok modus menabrak korbannya. Pasalnya, Suken Sinaga (23) dan Putra Sinaga warga...

Nagih Hutang Rp500 Ribu, Leher Ibu Rumah Tangga Ini Nyaris Ditikam Pisau

POLRESTABES MEDAN - Dengan wajah pucat, Sri Murni Alam (39) warga Jalan Benteng Hilir, Percut Seituan mendatangi Polrestabes Medan. Pasalnya, nyawanya nyaris...