Astaga!!! Pelaku Pemerkosaan Gadis Tuna Rungu Disebut-Sebut Seorang Siswa di SMA Negeri Medan

Astaga!!! Pelaku Pemerkosaan Gadis Tuna Rungu Disebut-Sebut Seorang Siswa di SMA Negeri Medan

Sabtu, 09 November 2019, 13:54

POLRESTABES MEDAN - Masih ingatkah dengan kasus pemerkosaan dan penyekapan yang dialami gadis tuna rungu sebut saja namanya, Bunga (18) di Jalan Karya, Medan? Akhirnya keluarga korban mengetahui keberadaan pelaku. Pelaku disebut-sebut seorang siswa di sebuah sekolah SMA Negeri di Kota Medan.

"Pelakunya seorang siswa disebuah sekolah SMA Negeri di Kota Medan. Kita tahunya dari teman sekolah pelaku yang mengetahui kejadian berita kasus ini. Ia merasa kasihan makanya dia memberitahukan kepada kita," ujar saksi yang juga tetangga korban, Yusuf, Sabtu (9/11/2019).

Yusuf menjelaskan, sebelum kejadian, ia sempat melihat pelaku datang kesekitar rumah korban dengan menggunakan sepeda motor besar R15.

"Jadi kemarin sebelum kejadian saya lihat pelaku menjemput korban tak jauh dari rumah korban tepatnya didepan sebuah mesjid. Disitu saya lihat pelaku menggunakan kereta R15," bebernya.

Lalu, Yusuf menambahkan, ia berharap pihak Kepolisian untuk segera menangkap para pelaku pemerkosaan tersebut.

"Saya berharap pihak Kepolisian segera menangkap para pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," harapnya.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto mengatakan akan mengecek laporan tersebut.

"Akan kita cek," ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Dengan kondisi kaki dan dada terluka, sebut saja namanya Bunga (18) mendatangi Satreskrim Polrestabes Medan. Adapun kedatangan gadis tuna rungu ini bersama orang tuanya adalah untuk melaporkan nasibnya yang menjadi korban pemerkosaan 2 orang pemuda di sebuah rumah kos-kosan di Jalan Karya, Medan, Rabu (6/11/2019).

Menurut informasi, aksi bejat pelaku bermula dari perkenalan korban dan pelaku berinisial SM Als JJ di media sosial Facebook. Perkenalan pun berlanjut dengan chating-chating dan sepakat untuk bertemu di Jalan Kamboja Dusun I Lau Dendang, tak jauh dari rumah korban. Dengan dalih hendak berjalan-jalan, pelaku pun membawa korban ke sebuah rumah kos-kosan di Jalan Karya, Medan. Saat dilokasi, pelaku langsung menyeret korban masuk kedalam kamar. Namun dikarenakan korban berontak, pelaku langsung menampar dan membanting korban ketempat tidur. Melihat mangsanya tak berdaya, 2 dari 4  orang pelaku pun langsung menindih dan memperkosa korban hingga terkulai lemas. Melihat hal itu, pelaku pun berhenti dan disaat itulah korban berontak dan melarikan diri keluar dari kamar pelaku.

"Perkenalannya bermula dari chatingan Facebook, kemudian jumpa di Jalan Kamboja, Lau Dendang. Kemudian pelaku membawa korban ke Jalan Karya Medan, diruma kos-kosan. Saat dilokasi, korban ditarik dan dipukul pelaku hingga terjatuh ketempat tidur. Saat itulah pelaku memperkosa dan menggilir korban," ujar saksi korban, Yusuf saat ditemui di Mapolrestabes Medan.

Yusuf menambahkan, akibat penganiayaan dan pemerkosaan tersebut, korban terlihat lemas dan tubuhnya penuh luka.

"Jadi saat korban pulang kerumah, terlihat celananya koyak, kakinya luka-luka. Ternyata saat kita tanya, dia sempat kabur dari rumah kosan tersebut dan sempat tertangkap lagi sama pelaku. Dan saat dibawa naik kereta, korban sempat lompat dari atas kereta karena takut diperkosa kembali," terangnya.

Kemudian, Yusuf menjelaskan, korban selamat sampai dirumah karena dibantu oleh Driver Grab dan membawanya pulang.

"Sopir Grab yang menolongnya bang hingga sampai dirumah. Sekitar jam 12 malam dia sampai dirumah. Saat itu langsung kami lapor ke kantor Polisi, tapi karena sudah malam, kami diarahkan melapor pagi harinya, ya hari ini," jelasnya.

Yusuf berharap pihak Kepolisian untuk segera menangkap para pelaku yang diketahui berjumlah 4 orang.

"Semoga pihak Kepolisian segera menangkap pelakunya bang," harapnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut.

"Nanti akan kita tindak lanjuti dgn baik," tegasnya singkat. (Rom)

TerPopuler