Preman Amplas Mengamuk, Wajah Cewek Manis Ini "Berlumuran" Darah Sekali Pukul

Preman Amplas Mengamuk, Wajah Cewek Manis Ini "Berlumuran" Darah Sekali Pukul

Rabu, 09 Oktober 2019, 09:09
Ina Natalis korban pemukulan preman amplas
PATUMBAK - Dengan kondisi berdarah-darah, Ina Natalia (28) warga Jalan Selambo, Medan Amplas mendatangi Polsek Patumbak. Pasalnya ia baru saja dipukuli preman Amplas yang sedang mengamuk di Jalan SM.Raja Simpang Amplas tepatnya di bawah jembatan Fly Over, Rabu (9/10/2019).

Menurut informasi, aksi brutal preman Amplas ini bermula saat korban bertengkar dengan pacarnya, tiba-tiba preman berjanggut lebat yang ke seharian mangkal di simpang Amplas menunjangi pacarnya. Melihat hal itu, korban pun menegur pelaku. Diduga tidak senang ditegur, pelaku emosi dan langsung menumbuk korban hingga mengeluarkan darah segar. Tak terima, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak.

Saat dimintai keterangannya, sambil menangis, Ina Natalis mengaku berasal dari Nusa Tenggara Tumur (NTT). Ia bercerita baru saja dipukuli preman saat bertengkar dengan kekasihnya.

"Saat itu aku lagi bertengkar dengan pacarku. Tiba-tiba preman itu datang menunjang pacarku. Mentang-mentang dia preman  Simpang Amplas, enak aja dia nunjangi pacarku, dan saat ku tanya kenapa dia menunjang pacar ku, aku juga di tumbuknya ," ujar korban, Ina Natalis kepada wartawan.

Ina menambahkan, akibat penganiayaan tersebut wajahnya bengkak dan hidungnya langsung mengeluarkan darah.

"Sakit kali mukaku ini bang, preman Amplas yang kerjanya calo liar itu suka-sukanya aja main tunjang dan main pukul," kesalnya.

Kemudian, Ina berharap agar pelaku penganiayaan terhadap ia dan pacarnya segera ditangkap pihak Kepolisian Polsek Patumbak.

"Aku lupa bawa KTP, tadi bapak polisi yang didalam itu minta KTP agar aku bisa buat laporan. Aku berharap pelaku segera ditangkap," harapnya sambil berlalu menaiki betor yang dikemudiakan pacarnya.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu G Manurung belum membalas konfirmasi wartawan. (LN/Rom)

TerPopuler