Pelaku Penikaman Menko Polhukam Pasangan Suami Istri Bersenjata Kunai

Aksi penusukan yang dilakukan oleh SA dan FD terhadap Menko Polhukam, Wiranto ternyata menggunakan senjata pisau ala Ninja yang disebut Kunai. Kedua pelaku diketahui merupakan pasangan suami istri.

Dari foto yang beredar, senjata diamankan pisau hitam dengan gagang terlilit tali merah. Senjata ini biasa disebut Kunai. Kunai adalah sejenis pisau pendek dengan gagang yang juga pendek. Fungsinya bisa digunakan untuk pertarungan jarak dekat, maupun dilempar untuk bertarung jarak dekat. Biasanya dipakai ninja maupun pecinta olahraga beladiri.

Polisi sendiri masih menelusuri jenis senjata digunakan pelaku ini. "Kedua pelaku membawa senjata tajam apakah berbentuk pisau atau semacam gunting yang jelas sudah dipersiapkan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (10/10).

Dedi menjelaskan, Wiranto diserang saat hendak menyapa sejumlah massa yang ingin bersalaman. Seorang pelaku yang berada dikerumunan massa menikam Wiranto. Akibat inisiden itu, Wiranto terluka di bagian depan tubuhnya. Seorang Kapolsek Menes, Komisaris Daryanto juga turut terluka karena berupaya menangkap pelaku.

"Pada saat itu ada Kapolsek yang langsung coba mengamankan pelaku, pada saat itu Kapolsek juga tertusuk di bagian belakang," ucap dia.

Dedi menerangkan, terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Pandeglang. "Polda Banten dan diback up oleh Densus 88 Anti Teror," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Politik dan Hukum (Menkopolhukam), Wiranto ditusuk orang tak dikenal, Kamis (10/10/2019).

Wiranto ditusuk usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Saat kejadian, terlihat Wiranto keluar dari mobil,  tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari arah samping kiri mobil. Usai kejadian itu Wiranto langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan medis.


Sumber : Merdeka.com