Lapor Pak Polisi! Ada Begal Bersajam Beraksi di Fly Over Amplas. Korban Warga Tg Morawa

Lapor Pak Polisi! Ada Begal Bersajam Beraksi di Fly Over Amplas. Korban Warga Tg Morawa

Selasa, 08 Oktober 2019, 09:43
Jembatan Fly Over Amplas
PATUMBAK - Aksi para pelaku kejahatan jalanan kembali meresahkan warga, kali ini pelaku begal Bersajam ini 'sukses' merampas sepeda motor di Jembatan Fly Over Amplas. Tak terima, korban, Faisal Alfarizi Simanjuntak (21) warga Jalan Tanjung Morawa Dusun XIIIB Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak, Sabtu (5/10/2019).

Menurut informasi, aksi begal ini terjadi, Selasa (1/10/2109) sekira Pukul 01.00 WIB. Saat itu korban baru hendak pulang dari Medan menuju kerumahnya di Jalan Tanjung Morawa Dusun XIII B Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa. Namun sesampainya di jembatan Fly Over Amplas, tiba-tiba korban dipepet 2 orang pelaku yang mengenderai sepeda motor. Salah satu pelaku langsung menodongkan pisau ke arah perut korban. Merasa nyawanya terancam, ia pun menyerahkan sepeda motornya.

Saat disambangi kerumahnya oleh awak media ini, korban tidak dapat ditemui dikarenakan korban bekerja di Stasiun Kereta Api di Lubuk Pakam.

"Faisal Alfarizi kerja di Stasiun Kereta Api di Lubuk Pakam sedangkan orang tuanya jualan bunga di Gang Mardisan tepatnya dekat jembatan Jalan Tol. Abang tanya aja penjual bunga orang pakistan, pasti orang-orang di sana tau," terang tetangga korban.

Disambangi dirumah orang tuanya, awak media ini disambut hangat oleh wanita berumur lebih setengah abad ini. 

"Ya, anak saya kemarin jadi korban begal, kejadiannya kemarin, Selasa (1/10/2019) sekira Jam 01.00 Wib. Padahal kereta anak saya itu masih baru dibeli dengan cara kredit," ujar ibu korban, Zahara (67) saat disambangi wartawan kerumah tinggalnya di Jalan Tanjung Morawa Dusun XIII B Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa.

Zahara menambahkan, saat kejadian, anaknya diancam menggunakan senjata tajam jenis pisau.

"Kejadiannya cepat, tiba-tiba perut anak saya langsung ditodong dengan pisau, tapi syukurlah tidak ditusuk pelaku. Kemudian kereta anak saya langsung dibawa pelaku," tambahnya sambil menjelaskan bahwa anaknya saat ini sedang bekerja.

Dengan lesu, ibu korban masih merasa bersyukur anaknya selamat dari marabahaya.

"Syukur jugalah tidak terjadi apa-apa dengan anak saya, yang terpenting anak saya selamat, itulah yang terpenting. Ini namanya musibah, kita kembalikan saja sama yang punya harta dan menurutnya kalau anaknya (Faisal Alfarizi Simanjuntak) itu juga pernah mengalami musibah kecelakaan lalu lintas, kereta hancur tapi anaknya selamat," jelasnya mengakhiri.

Dilokasi terpisah, ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu G Manurung berjanji akan mengecek laporan tersebut.

"Akan kita cek," ujarnya singkat. (LN/Rom)

TerPopuler