Gila!!! Ada Kakek 58 Tahun "Tindih" Anak Tetangga Berusia 12 Tahun. TKP Jalan Perjuangan Patumbak

Foto Bunga dan Ibunya saat di Polsek Patumbak
PATUMBAK - Sebut saja namanya Bunga, bocah berusia 12 tahun ini menjadi korban cabul kakek berusia 58 tahun. Ironisnya, aksi bejat kakek ini telah dilakukan berulang-ulang dengan modus memberikan uang Rp 10 Ribu. Parahnya lagi, pelaku merupakan tetangga korban. Nah lho...., Rabu (9/10/2019).

Menurut informasi, aksi bejat kakek 58 tahun ini pertama sekali diketahui oleh warga Jalan Perjuangan 4 Dusun 4 Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak yang merasa curiga dengan tindak tanduk pelaku. Warga yang resah akhirnya berhasil memergoki pelaku saat "mengeksekusi" korban dan mengaraknya ke Polsek Patumbak.

"Pelaku yang mecabuli anak saya itu seorang kakek berusia 58 tahun, kejadiannya didalam rumahnya yang juga tinggal di Jalan Perjuangan 4 Dusun 4 Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak Deliserdang," kata ibu Bunga, Ria Sulastri saat di temui di Polsek Patumbak Selasa (8/10/2019).

Ria bercerita, terbongkarnya kasus pencabulan ini berawal dari seorang warga yang datang kerumahnya memberitahukan jika anaknya menjadi korban pencabulan.

"Pelaku yang mencabuli anak saya tadi  sudah di tangkap polisi, dan sekarang sedang diperiksa Polisi bang," katanya. 

Sementara Bunga yang ditanya awak media ini mengaku, sudah berulang kali di cabuli oleh pelaku di rumah, dan kata Bunga setiap pelaku mau mencabuli kakek itu memanggil kerumahnya dan mengiming-imingi duit Rp 10 ribu.

"Sudah sering dan berulang kali aku digituinnya, setiap mau digituin aku di kasih duit Rp 10 ribu, Rp 11, Rp 8 ribu duitnya pecahan 2 ribuan," beber bunga sambil berlalu meninggalkan Polsek Patumbak.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung SH, saat di konfirmasi membenarkan dan mengatakan kalau pihaknya telah menerima pengaduan terjadinya dugaan pencabulan anak

Iptu Gindo Manurung menambahkan, saat ini pihaknya telah menahan pelaku dan nanti kita Rilis, sekarang masih mendalami dugaan pencabulan yang terjadi

"Nanti kita kembangkan prosesnya lebih lanjut,setelah itu kita Rilis," ujarnya. (LN/rom)