DPC Gerindra Kota Medan Temui Plt Ketua DPRD Medan. Bahas susunan fraksi Gerindra Menyalahi Aturan

MEDAN - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Medan mendatangi gedung DPRD Medan, Selasa (8/10/2019). Kedatanganny untuk menyampaikan surat tentang komposisi susunan fraksi Gerindra yang menyalahi aturan.

Kedatangan pengurus DPC Gerindra Kota Medan ini diterima oleh Ketua DPRD Medan sementara Hasyim SE di ruangannya. Namun menyoal masalah itu, Hasyim tak banyak berkomentar dan berjanji akan menindaklanjuti surat yang disampaikan oleh pengurus partai tersebut.

Sementara, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Bobby O Zulkarnain, mengungkapkan, komposisi fraksi harus berdasar keputusan dari DPC. "Di AD/ART pasal 27 ayat 4 menjelaskan hal itu, itu aturan main di partai kami," jelasnya didampingi Sekretaris, Jhon Sari Haloho dan Bendahara, Awie saat menemui Ketua DPRD Medan sementara, Hasyim SE di ruangannya.

Harusnya, kata dia, pihak Sekretariat DPRD Medan meminta nama susunan fraksi kepada masing-masing partai. Namun, hingga hari ini pihaknya tidak kunjung menerima surat tersebut.

"Karena kami tidak menerima, makanya kami antarkan langsung suratnya kesini, tentu harapannya agar surat dari kami ditindaklanjuti. Peraturannya, penetapan komposisi fraksi itu harus dari DPC, bukan fraksi yang menentukan. Penetapan ini kan sudah menabrak aturan," ujarnya.

John menambahkan, pihaknya tidak mengakui susunan fraksi di DPRD Medan yang pernah diumumkan melalui sidang paripurna beberapa waktu lalu.

"Memang ketua fraksi itu dari DPP, kami akui itu. Tapi, untuk susunan pengurusan lainnya harus melalui DPC," tegasnya.

Untuk sekretaris fraksi, kata dia, pihaknya mengusulkan Sahat Simbolon. Sedangkan bendahara adalah Dame Duma Sari Hutagalung. Untuk penasehat Ihwan Ritonga. Wakil Ketua Fraksi, Aulia Rahman.

Sementara itu, dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu Fraksi Gerindra mengumumkan komposisi antara lain Ketua Surianto. Sekretaris, Dedi Aksyari. Bendahara Dame Duma Sari. (rom)