20 Hari Pasca Begal Sadis Beraksi di Jembatan Flyover Brayan. Kanit Reskrim : "Masih kita lidik"

20 Hari Pasca Begal Sadis Beraksi di Jembatan Flyover Brayan. Kanit Reskrim : "Masih kita lidik"

Kamis, 03 Oktober 2019, 16:55
MEDAN BARAT - Masih ingatkah dengan kasus begal sadis bersenjata celurit yang beraksi di Flyover Pulo Brayan, yang nyaris membuat nyawa salah seorang pegawai Dishub Medan , Rudi Harahap (36) melayang? Hingga kini, 20 hari berlalunya kejadian pihak Polsek Medan Barat belum mendapatkan titik terang.

Namun, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu H. Manulang menegaskan bahwa pihaknya masih melidik kasus tersebut.

"Masih kita lidik," ujarnya singkat ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (3/10/2019).

Dilokasi terpisah, kasus begal sadis bercelurit yang beraksi di jembatan Flyover Pulo Brayan mendapat perhatian serius dari praktisi hukum, Dedi Suheri, SH.

Ia meminta pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Barat untuk mengatensi kejadian yang dialami korban begal sadis, Rudi Harahap.

"Masalah begal yang beraksi di Fly over brayan sudah harusnya jadi perhatian pihak kepolisan khususnya Polsek Medan Barat. Sebab Kepolisian adalah garda terdepan pengayom masyarakat dan pelindung masyarakat, jangan hanya menunggu adanya laporan, sebab begal harus ditumpas," ujarnya.

Dedi menambahkan bahwa besar harapan masyarakat kepada pihak Kepolisian dalam pemberantasan pelaku begal.

"Jika perlu buat Pos Polisi diwilayah jembatan Fly Over Pulo Brayan agar kawanan begal tidak leluasa bergerak. Dan janganlah pihak kepolisian hanya menunggu adanya laporan, langsung bertindak cepatlah dan antisipasi agar tidak terjadi lagi. Diharapkan juga Polrestabes Medan dan Polda Sumut segera turun memberantas begal di jembatan Fly Over Pulo Brayan," harapnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Tampaknya warga Kota Medan harus berhati-hati saat melintas di Flyover Pulo Brayan. Pasalnya nyawa Rudi Harahap (36) warga Jalan Pinang Baris nyaris saja melayang, ia menjadi korban begal sadis di Jalan Cemara tepatnya Flyover Pulo Brayan. Akibat kejadian, tangan kanannya koyak dicelurit pelaku.

Menurut informasi yang diterima, aksi begal sadis tersebut terjadi di Flyover Pulo Brayan, Sabtu (14/9/2019) sekitar Pukul 06.00 WIB. Saat itu korban bersama istrinya baru pulang belanja ikan di Jalan Cemara. Sesampainya di Fly Over, 2 orang pelaku yang berboncengan langsung memepet dan membacok tangan korban dengan menggunakan celurit. Beruntung korban dapat mengelak sehingga hanya mengenai tangannya. Dalam kondisi berdarah-darah, korban mencoba melakukan diri dari incaran para pelaku. Sempat terjadi kejar-kejaran. Beruntung korban berhasil melarikan diri dan langsung menuju rumah sakit terdekat.

"Kejadiannya itu jam 06.00 WIB bang, saat itu saya pulang belanja ikan. Lalu di Flyover Pulo Brayan langsung saya dipepet dan langsung dibacok menggunakan celurit," ujar korban, Rudi Harahap, Senin (23/9/2019). (Rom)

TerPopuler