Penggusuran Bangunan liar Jalan Hindu Ricuh, Petugas Satpol Disiram "Air Kotor"



MEDAN - Penertiban sejumlah bangunan liar yang dilakukan Satpol PP di sekitar gedung tua Warenhuis Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat berlangsung ricuh. Tidak tanggung-tanggung, untuk menghalangi petugas para pemilik bangunan nekat menyiram petugas dengan air kencing, Jumat (13/9/2019).

Kericuhan bermula saat petugas Satpol PP Kota Medan mengerahkan alat berat untuk merobohkan bangunan tersebut. Melihat hal tersebut, para pemilik rumah langsung melakukan perlawanan hingga akhirnya sempat terjadi baku hantam. Namun, dikarenakan para pemilik rumah terus melakukan perlawanan, petugas terpaksa memaksa mengeluarkan barang milik pemilik rumah. Akibat kejadian tersebut, seorang petugas Satpol PP mengalami luka.

Menurut salah seorang pemilik bangunan, Misniawati mengatakan bahwa ia dan keluarganya telah puluhan tahun menempati rumahnya.

"Sudah 3 generasi kami menempati rumah itu, kami hanya meminta pemerintah untuk memberikan lokasi baru sebagai ganti rugi atas bangunan kami," katanya.

Dilokasi yang sama, Kasatpol PP, M Sofyan mengatakan bahwa pihak Pemko Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang  (DPKPPR) telah memberikan surat peringatan sebanyak 3 kali kepada pemilik bangunan.

"Rencananya kawasan gedung tua yang menjadi lokasi sejarah ini akan dipergunakan sebagai lokasi wisata budaya," jelasnya mengakhiri. (Yog/rom)