Karena Bisikan Gaib, Ayah Kandung Tega Tikam Leher Bocah 12 Tahun Hingga Tewas

PANCUR BATU - KS (12) warga Dusun V Desa Namoriam tewas mengenaskan dengan 2 luka tusukan dibagian leher dan dibahu belakang sebelah kanan. Ironisnya pelaku pembunuhan adalah ayah kandungnya, Menang Sitepu Als Gondang (31) karena mendapat bisikan gaib, Sabtu (28/9/2019).

Menurut informasi, aksi biadab pelaku diketahui Jumat (27/9/2019) sekira Pukul 22.30 WIB. Saat itu pelaku bersama istri dan dua orang anaknya beranjak tidur. Beberapa saat kemudian setelah tertidur, ibu korban terkejut melihat suaminya memegang sebilah pisau tumbuk lada bergagangkan kayu warna hitam yang berlumuran darah sambil melihat anaknya yang Kejang akibat tusukan dibagian leher. Karena panik, ibu korban histeris langsung memeluk pelaku sambil mencoba merebut pisau dari pelaku. Akibatnya, jari tangan kanannya terluka akibat tusukan pelaku. Kemudian,  ibu korban yang ketakutan langsung berteriak meminta tolong warga. Tidak lama kemudian, warga pun berdatangan. Melihat warga, pelaku panik dan langsung melarikan diri. Petugas yang mendapat informasi langsung melakukan pengejaran. Akhirnya pelaku dapat ditangkap di perladangan di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancir Batu.
Pisau pelaku yang digunakan untuk membunuh 

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pancur Batu, Kompol Faidir Chan membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku ditangkap dipersembunyiannya di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancir Batu.

"Pelaku kita tangkap di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancir Batu, pelaku bersembunyi disebuah peradangan. Dari keterangan pelaku, ia nekat membunuh dikarenakan adanya bisikan gaib, " kau bunuh apa kau dibunuh," ujar Faidir menirukan ucapan pelaku.

Faidir juga menambahkan, pelaku juga merasa malu dengan anaknya yang kerap melakukan pencurian di perladangan milik warga.

"Dari keterangan pelaku, kita juga mendapat informasi pelaku nekat membunuh dikarenakan merasa malu karena anaknya sering mencuri diperladangan milik warga dan lagi malas pergi sekolah," tambahnya mengakhiri. (Rom)