Bentrok SL Vs 234 SC Bersenjatakan Batu Dan Kayu. Ini Harapan Warga Pada Pihak Kepolisian

Bentrok SL Vs 234 SC Bersenjatakan Batu Dan Kayu. Ini Harapan Warga Pada Pihak Kepolisian

Minggu, 22 September 2019, 17:56


HELVETIA - Aksi brutal 2 kelompok, Simple Life (SL) dan 234 SC sangat meresahkan warga. Terlebih lagi, aksi brutal tersebut bukan hanya sekali terjadi. Untuk itu, warga sangat berharap pihak Kepolisian melakukan giat patroli setiap malam.

"Tiap malam minggu, tolonglah di patroli ke daerah sini. Itulahbharapan kami kepada komandan," ujarnya.

Selain itu, warga menjelaskan bahwa aksi bentrok tersebut diduga dikarenakan warga Jalan Kemiri  membuat pos jaga malam. "Jadi disini ada kita buat jaga malam, jadi mereka tidak senang," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seketika warga dan pengguna Jalan Kapten Sumarsono, Helvetia resah. Pasalnya setiap hari Minggu dinihari, kedua kelompok yang menamakan diri Simple Life (SL) dan 234 SC kerap bentrok menggunakan senjata batu dan kayu. Ironisnya kejadian ini berlangsung selama beberapa bulan, Minggu (22/9/2019).

Akibat aksi brutal saling serang kedua kelompok, banyak rumah warga yang menjadi korban lemparan batu. Tidak itu saja, para pengguna jalan juga kerap menjadi sasaran lemparan batu kedua kelompok.

"Kami gak tahu bang, tiba-tiba kami diserang 234 SC, kami dilempari, kereta teman kami tadi ada yang ditarik mereka," ujar salah seorang pemuda dari kelompok 234 SC.

Pemuda belasan tahun ini menambahkan, karena tidak terima temannya menjadi korban pelemparan, kelompoknya kemudian melakukan serangan balasan.

"Kami balaslah bang, makanya saling lempar batu," jelasnya sambil berlalu pergi. 

Salah seorang warga sekitar, Lamhotemgatakan bahwa aksi saling serang dengan menggunakan batu ini sudah sering terjadi.

"Setiap Minggu dinihari kejadian seperti ini bang, sudah resah kami dengan aksi kedua kelompok ini. Katanya nama kelompoknya SL dan 234 SC," ucapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini warga tidak mengetahui awal permasalahan hingga kedua kelompok saling serang.

"Gak tahu kami bang, tapi sudah lama kejadian saling serang ini, sudah beberapa bulan ini," terangnya.

Lamhot berharap agar pihak Kepolisian untuk lebih mengintensifkan penanganan aksi saling serang antar kedua kelompok tersebut.

"Rumah kami rusak gara-gara lemparan batu bang, kalo bisa, kami berharap pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Helvetia untuk lebih mengintensifkan penanganan kasus ini, soalnya sudah sangat meresahkan kali bang," harapnya mengakhiri.

Aksi saling serang ini akhirnya mereda setelah mobil patroli Polsek Helvetia sampai dilokasi.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi terkait penanganan bentrokan kedua belah kelompok di Jalan Kapten Sumarsono, Kapolsek Medan Helvetia, AKP Sahudur Sitinjak tidak membalas konfirmasi wartawan ini. (Rom)

TerPopuler