DELITUA, JAM 20.00 WIB
Meski sempat selamat dari kejaran warga, namun Agus Salim (24) dan Dona (24) malah tersesat. Akibatnya, 2 jambret asal Jalan Roso, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak ini jadi ‘bahan’ luapan emosi warga, Senin (30/7), sekira jam 20.00 wib. Cecunguk ini ditemukan linglung di persimpangan saat menentukan jalan pelarian.
Malam itu, Agus dan Dona melintas di Jalan Eka Rasmi, Komplek Belinjo, Kecamatan Medan Johor dengan kereta Honda Beat Putih BK 3392 ACF. Lalu mereka melihat Anisa (47), asal Pasar 2 Kampung Dongdong, Stabat yang tinggal di dekat Komplek Belinjo itu sedang berada di pinggir jalan sendirian. Lalu keduanya mulai beraksi. Agus yang bertugas sebagai eksekutor menarik tas Anisa yang berisi sejumlah uang dan emas seberat 6 gram. Dona sebagai joki langsung tancap gas. Meski sempat dikejar warga yang mendengar teriakan korban, namun tak berhasil. Keduanya sempat dinyatakan lolos.
Dona boleh jadi lincah bawa kereta kencang. Tapi kelemahannya, dia dan Agus tak mengenal lokasi pelarian. Makanya, mereka selalu celingak-celinguk dulu sebelum melintasi persimpangan. Setelah keluar masuk gang dan ‘jalan tikus’, eh, gak taunya nongol lagi tak jauh dari TKP. Kali ini tak mau disiakan warga. Agus dan Dona langsung diterkam warga hingga terjatuh. Hasilnya bisa ditebak sendiri. Mereka bendol diamuk, bahkan nyaris dibakar warga. Untung petugas Polsek Delitua segera datang dan mengamankan keduanya ke Markas komando.
Kedua tersangka saat ditemui wartawan mengatakan tak berniat menjambet, tapi karena ada kesempatan makanya mereka beraksi meski ‘buta’ denah lokasi.
“Tadinya aku gak ada niat bang, tapi lantaran ada peluang kami sikat aja bang. Tapi lupa kalo kurang paham lokasinya. Ini kereta abangku bang,” kata Agus. (jupry)


