Jelang Pemilihan Dirut BUMD, Boasa Simanjuntak Minta Walikota Medan Pilih Pemimpin Berkualitas

  • Praktisi Hukum, Boasa Simanjuntak
MEDAN - Mendekati bursa pemilihan Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terlihat menghangat mendapat kritikan dan masukan dari praktisi hukum, Boasa Simanjuntak, SH. Ia menilai Walikota Medan, Dzulmi Eldin untuk tidak takut memilih pemimpin-pemimpin yang berkualitas.

"Saya harap Walikota Medan jangan pernah mundur, ataupun takut, ataupun gelisah dengan tekanan-tekanan pemilihan Direktur Utama BUMD. Karena Walikota memiliki hak progratif, mempunyai hak veto bulat untuk memilih. Jangan takut, evaluasi, masih banyak orang-orang yang berkualitas," ujar Boasa Simanjuntak kepada wartawan, Senin (2/9/2019).Boasa menambahkan, siapa saja berhak untuk mencoba, namun ia berharap bahwa orang-orang yang ingin menjabat sebagai pimpinan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus sadar diri dan mengevaluasi diri.

"Kalau ada keinginan orang menjabat di BUMD ataupun menjadi pimpinan perusahaan daerah sah saja. Akan tetapi, orang yang ambisius harus kaji diri, evaluasi diri, siapa dirinya, Inikan perusahaan daerah yang dananya dipakai dari uang rakyat yang didapat dari pajak kemudian uang rakyat dikelola," jelasnya.

Untuk itu, Boasa memberikan contoh sekaligus apresiasi kepada Dirut PD Pasar Drs Rusdi Sinuraya. "sebagai contoh, dulu kita mengkritisi permasalahn di PD Pasar Medan yang diduga melibatkan Rusdi Sinuraya. Saya kritisi, agar Bapak Dirut PD Pasar jangan pernah takut. kami dari aktifis, hukum. Saya mengkritisi supaya Rusdi Sinuraya bekerja dengan maksimal, benahi dan jangan dengar omongan sana sini dan tekanan sana sini," ujarnya.

Boasa juga meminta kepada Rusdi Sinuraya untuk terus menjalankan kinerja dan program-programnya untuk dapat terus mensejahterakan pedagang dan PD Pasar. "Jalankan kerjanya, program-programnya, bagaimana caranya memajukan Pasar-pasar di Kota Medan, bagaimana  mensejahterakan pedagang, bagaimana cara untuk memberikan hidup bagi pedagang dan menata pasar-pasar liar. Itu yang penting, buatlah program-program yang terbaik," jelasnya mengakhiri. (rom)