Dimaki, Diludahi, Kepala Bocah 18 Tahun Nyaris Dibelah 'Preman Kampung'. TKP Pasar Bakti Medan!

MEDAN - AD (18) warga Jalan Denai, Medan Area terpaksa mendatangi Polsek Medan Area. Pasalnya, kepalanya nyaris terbelah setelah berhasil berkelit usai diklewang preman kampung, Saiful. Merasa nyawanya terancam, ia pun melaporkan kasus ini ke Polsek Medan Area, Selasa (10/9/2019).

Menurut informasi, aksi brutal pelaku diketahui bermula pada Rabu (4/9/2019). Saat itu korban bersama orang tuanya tiba-tiba didatangi oleh pelaku (Saiful) sambil marah dan memaki-maki. Tidak sampai disitu, pelaku juga meludahi orang tua korban. Beruntung saat itu, pertikaian berhasil dilerai oleh warga. Kemudian, tanpa disangka-sangka lagi, pelaku kembali mendatangi korban, Rabu (9/9/2019) dengan membawa sebilah kelewang langsung mengayunkan parang tersebut ke arah kepala korban. Beruntung korban berhasil berkelit dan langsung melarikan diri. Merasa dirinya terancam, korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Area.

"Kejadiannya itu Senin (9/9/2019) sore bang, tiba-tiba pelaku datang membawa klewang langsung membacok kepala saya. Untung saya berhasil mengelak bang. Karena merasa nyawa saya terancam, saya pun lari ke Polsek Medan Area melaporkan kasus tersebut," ujar korban,  AD sambil menunjukkan laporan pengaduannya.

AD menjelaskan, ia tidak tahu apa permasalahan hingga pelaku mengamuk, namun sebelumnya, Rabu (4/9/2019) pelaku sempat datang ke kedainya mengamuk, memaki dan meludahi orang tuanya.

"Sebelumnya, Rabu (4/9/2019), pelaku pernah datang ngamuk, memaki dan meludahi meludahi saya dan ke 2 org tua saya bang, dia menuduh saya ada memaki-makinya di Jalan Pasar Merah pada malam hari tanggal 3 September 2019 lalu. Tapi saya sumpah, gak pernah saya memaki dia bang, keluar malam pun saya tidak," jelasnya.

AD berharap pihak Kepolisian Polsek Medan Area untuk segera menangkap pelaku dikarenakan pelaku dikenal sebagai preman kampung yang kerap membawa klewang.

"Say berharap pelaku segera ditangkap bang, nyawa saya merasa terancam. Soalnya setiap hari dia membawa klewang dibawah kursi becaknya," harapnya mengakhiri.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu AL Tambunan mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan pengaduan korban.

"Laporan korban telah kami terima, Senin (9/9/2019), pelapor Ahmad Dhani, penyidik kita sudah komunikasi dengan korban untuk percepatan penyidikan agar dapat menghadirkan saksi-saksi. (Rom)