Soal Dugaan Ijazah Hilang di Akbid Tarutung (1). Direktur Keluarkan Surat Keterangan Lulus

TAPUT - Sikap Direktur AKBID Tarutung yang sekarang berganti nama menjadi Ka Prodi DIII Kebidanan Tarutung yang tidak mengeluarkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) milik Renata Purba sedikit demi sedikit mulai terungkap.  Untuk menenangkan situasi, akhirnya Pihak AKBID Tarutung mengeluarkan surat keterangan lulus.

"Kemarin pihak Akbid akhirnya mengeluarkan surat keterangan lulus. Namun SKPI dan Ijazah tak kunjung juga dikeluarkan," ujar Renata Purba kepada awak media, Jumat (2/8/2019).

Dilokasi terpisah, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kabag Administrasi Akademik Poltekes Medan, Fauzi mengatakan bahwa untuk mengeluarkan SKPI, pihak AKBID Tarutung harus melengkapi beberapa syarat yaitu mengeluarkan/menunjukkan fotocopy, surat hilang dari Kepolisian dan adanya surat permohonan.

"Dalam pengurusan SKPI harus disertakan Surat hilang dari kepolisian, Fotocopi Ijazah yang hilang dan Surat permohonan. Akan tetapi untuk kasus Renata Purba, yang seharusnya mengeluarkan SKPI masih Akbid Tarutung karena Akbid Tarutung diketahui bergabung dengan Poltekes Medan  tahun 2018. Sedang Poltekes Medan baru bisa mengeluarkan Ijazah untuk Akbid Tarutung tahun 2019 ini," jelasnya.

Saat ini, Direktur Akbid Tarutung atau Plt Kaprodi DIII kebidanan Tarutung hanya sebatas meminta tolong agar Poltekes Medan mengeluarkan SKPI tanpa melampirkan fotocopi Ijazah dan Surat lainnya.

"Tanpa syarat tersebut diatas, Poltekes Medan tidak berani menerbitkan SKPI," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Raibnya ijazah Renata Purba di Akbid Tarutung yang sekarang bernama Program Dinas (Prodi) DIII Kebidanan Tarutung melahirkan beragam persepsi. Pasalnya, mahasiswi lulusan 2006 ini belum juga menerima ijazahnya sejak kepengurusan beberapa bulan lalu.  Ironisnya, Akbid Tarutung juga tidak kunjung mengeluarkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) milik Renata Purba. (Rom)