Ditres Narkoba Poldasu Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, 71 Kg Sabu Dan 70 Kg Ganja Diamankan

MEDAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut berhasil mengungkap sindikat narkoba Internasional. Dari pengungkapan, petugas berhasil mengamankan 71 Kg Sabu, 70 Kg ganja kering dan 5025 pil ekstasi, Rabu (28/8/2019).

"Narkoba ini masuk melalui jalur Aceh-Medan, Malaysia-Asahan dan melalui Malaysia-Langkat-Binjai dan Medan. Dengan ini saya menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi narkoba”, ujar Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto di RS Bhayangkara Medan.

Pengungkapan ini dilakukan oleh unit 2 Subdit III, pada tanggal 20 Agutus 2019 sekira pukul 08:00 WIB. Saat itu menghentikan 1 unit mobil angkot warna Kuning BK 7225 DM di jalan Selamat Ketaren tepatnya di depan RS Haji yang mana saat diperiksa didalamnya terdapat 70 kg Ganja dan berhasil menangkap 3 pelaku dengan inisial, I, R dan ME.

Pada saat ketiganya di interograsi didapat satu nama Seorang pria yang juga memiliki 70 kg sabu sedang berada di Jalan Latsitarda Nusantara 8 Kabupaten Asahan.

Kemudian, Unit 1 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil menangkap satu pelaku lagi berinisial AAS di Jalan Latsitarda Nusantara 8 Kabupaten Asahan. Barang bukti Sabu dikemas dengan bungkusan teh hijau Cina bertuliskan Guanyiwang.

Namun salah seorang pelaku, AAS mencoba melarikan diri dan mencoba melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas  dengan menembak kaki pelaku.

Kemudian AAS di intrograsi dan akhirnya ia menjelaskan bahwa ada dua orang yang juga membawa sabu di Jalan Medan-Binjai.

Selanjutnya, dari hasil keterangan AAS oleh unit 2 Subdit I, langsung menindak lanjuti keterangan AAS dan akhirnya pada hari Minggu 25 Agustus 2019 berhasil menghentikan 1 unit mobil Grand Vitara BK 1140 AF warna hitam di asrama Abdul Hamid.

Dan berhasil menangkap pelaku M dan FHP dan saat digeledah didalam mobil tersebut ditemukan 1 kilo sabu dan 5025 butir pil ektasi. Saat di intrograsi didapat nama pelaku lain yang sedang mengendarai mobil Avanza BK 1507 OY di Jalan Brahrang Kabupaten Langkat. Akhirnya, kembali petugas berhasil menghentikan mobil tersebut namun sayang didalam mobil tidak ditemukan barang bukti narkoba,

Lalu, pelaku M yang sudah ditangkap di bawa petugas kami untuk melakukan pengembangan kasus kearah kota Binjai. Namun, M terpaksa ditembak karena melarikan diri. Pelaku langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut.
Tapi sayang, nyawanya tidak dapat tertolong. (Jonsen)