Ditabrak Mitsubishi Kuda, Penumpang Go-Car Kritis di Rumah Sakit



MEDAN – Desi Ari Natalia Simangunsong (35) warga Jalan Patriot, Medan Sunggal kritis di RS Materna setelah transportasi Go-Car Toyota Calya BK 1674 SX yang ditumpanginya hancur ditabrak pengendara mobil Mitsubishi Kuda BK 1056 XZ di Jalan Amal Simpang Jalan Patriot, Sunggal, Medan Sunggal, Rabu (21/8/2019).

Menurut informasi, kecelakaan lalu lintas tersebut diketahui saat pengendara Mitsubishi Kuda yang dikemudikan Wilmi Indrawan (36) warga Jalan SMA I, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai sedang melaju dengan kecepatan tinggi dari Jalan Gagak Hitam melintasi Jalan Amal, menuju Jalan TB Simatupang. Sementara itu, mobil Go-Car yang dikemudikan Josua David Anugrahi Simanungkalit (37) melaju dari Jalan Patriot.

Namun saat melintasi Jalan Amal Simpang Jalan Patriot, mobil Mitsubishi Kuda BK 1056 XZ yang dikendarai Wilmi Indrawan tidak dapat mengelak dan langsung menabrak bagian  sebelah kiri Toyota Calya (Go-Car) dengan keras. Tidak sampai disitu, mobil Go-Car tersebut terseret hingga akhirnya berhenti setelah membentur tiang listrik berbahan beton yang berada di tepi Jalan Amal Simpang Jalan Patriot. Akibatnya, Desi yang merupakan penumpang mobil Calya terpaksa dilarikan ke RS Materna Medan.

Dari keterangan suami korban, Michael mengatakan bahwa pihak dokter menyatakan akibat kejadian tersebut, pihak Rumah Sakit harus melakukan operasi berbiaya ratusan juta rupiah dikarenakan 2 ruas tulang belakang korban yang hancur. Ironisnya lagi, dalam pelaksanaan operasi tersebut ditakutkan dapat mengakibatkan korban meninggal dunia dikarenakan fisiknya yang lemah.

Bahkan ditegaskan tim dokter, setelah operasi pemasangan pen pengganti dua ruas tulang yang hancur itu berhasil dilaksanakan, korban harus tetap dirawat di ruang ICU untuk jangka waktu yang tak dapat ditentukan dengan perkiraan biaya Rp10 juta perhari.

“Kalau tidak dioperasi, kondisi isteri saya akan terus menurun dan bahkan tidak dapat diselamatkan lagi. Meski kami tidak punya uang, kami setuju dilakukan operasi terhadap isteri saya,” jelasnya sambil berlinang airmata.

Dilokasi yang sama, pengendara Mitsubishi Kuda BK 1056 XZ, Wilmi Indrawan terlihat datang bersama keluarga ke RS Materna menyatakan  bersimpati atas kejadian tersebut. Ia berjanji akan berkonsultasi dengan keluarganya untuk memutuskan dukungan terbaik apa yang dapat ditawarkan kepada keluarga korban.

“Kami hadir disini berdasarkan arahan pihak kepolisian untuk menjenguk korban di rumah sakit ini. Kami sudah mengetahui kondisi korban saat ini dan sangat bersimpati. Saya akan konsultasi dengan keluarga, tentang dukungan apa yang bisa kami berikan kepada korban,” sebutnya.

Namun sayang, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya perihal status para pengendara mobil, Kanit Lantas Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan enggan membalas konfirmasi wartawan. (Rom/yo)