Astaga! Ternyata Bocah 7 Tahun Yang Diarak Ke Polsek Sunggal Itu Dituduh Mencuri Uang Rp 8 Ribu. Tak Terbukti Pulak!



SUNGGAL - Kasus dugaan bocah 7 tahun yang diduga melakukan pencurian di Pasar Kampung Lalang  yang kemudian diarak ke Polsek Sunggal akhirnya dipulangkan kembali kepada wali orangtuanya. Pasalnya, ternyata bocah malang itu selain yatim piatu juga tidak terbukti mencuri uang pedagang sebanyak Rp 8 Ribu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi. Ia mengatakan bahwa saat kejadian, salah seorang pedagang kehilangan uang Rp 8 Ribu yang kemudian menuduh bocah malang tersebut mencuri karena melihat uang Rp 5 Ribu ditangannya.

"Jadi saat itu ada pedagang yang kehilangan uang Rp 8 Ribu. Bocah tersebut berada tidak jauh dari duduk pedagang tersebut, karena melihat uang Rp 5 Ribu ditangan bocah tersebut, pedagang tersebut menuduh anak itu mencuri. Setelah kita kroscek dan mediasi, anak itu tidak terbukti dituduhkan mencuri. Kemudian kita kembalikan kepada bibinya karena anak malang tersebut anak Yatim Piatu," ujarnya.
Foto DN, bocah Yatim Piatu dituduh mencuri
Saat dikonfirmasi, tetangga bocah malang, pak John menegaskan bahwa anak tersebut tidak benar mencuri. Dan kedatangannya ke Pasar Kampung Lalang hanya untuk mencari makanan sisa di lokasi tersebut.

"Anak itu Yatim Piatu bang, sering dia itu minta-mita uang di Jalan. Jadi saat kejadian kehilangan uang Rp 8 Ribu itu, anak itu ada disekitar lokasi dan memegang uang Rp 5 Ribu. Jadi dia dituduh mencuri uang pedagang itu," jelasnya.

John menjelaskan bahwa, selama ia mengenal bocah tersebut, ia tidak pernah melakukan pencurian. "Gak pernah saya lihat dia mencuri," jelasnya merasa kasihan.

Diberitakan sebelumnya, Sebut saja namanya Bunga, bocah yang diketahui berumur 7 tahun ini terpaksa diamankan para pedagang Pasar Kampung Lalang ke Polsek Sunggal karena diduga keras melakukan pencurian kepada pedagang. Ironisnya, aksi nekatnya ini karena diancam Bapaknya, karena akan dipukuli jika tidak pulang membawa uang, Senin (12/8/2019).

"Katanya dia disuruh mencuri sama Bapaknya, kalo gak bawa pulang duit, dia dipukuli sama Bapaknya," ujar salah seorang pedagang, Panca kepada wartawan melalui telepon selulernya.

Panca menambahkan, bocah tersebut saat ini diamankan ke Polsek Sunggal agar pihak Kepolisian untuk segera memanggil orang tuanya.

"Sekarang bocah itu di Polsek Sunggal, di ruang SPKT Polsek. Kasihan anak itu bang, sendirian disitu," melasnya melihat bocah malang tersebut.

Lalu, Panca menambahkan, dari pengakuan para pedagang, aksi pencurian ini sudah lama berlangsung. Modus pencuriannya adalah menunggu para pedagang lengah meletakkan barang berharga atau juga uang.

"Modusnya macam-macam bang, bocah itu menunggu para pedagang lengah, seperti meletakkan Hp, uang atau barang berharga lainnya, hal ini sudah beberapa bulan terjadi," ungkapnya.

Panca berharap pihak Kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini agar jelas duduk perkaranya. "Kami harap, jika bocah tersebut suruhan bapaknya, kami minta pihak Kepolisan Polsek Sunggal untuk segera menangkap orangtuanya," harapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu MS Ginting membenarkan adanya laporan pengaduan para pedagang Pasar Kampung Lalang.

"Bocah tersebut masih di SPKT, belom ke Reskrim," ujarnya singkat. (Rom)