Martha Nainggolan, Sosok Wanita Batak Harumkan Nama Polri

MEDAN - Sosok wanita yang bertugas di Batalyon B, Tebing Tinggi Satuan Brimob Polda Sumut ini turut memberikan kontribusi kesuksesan acara puncak Dirgahayu Bhayangkara ke-73 di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (10/7/2019).

Srikandi yang dimaksud adalah, Martha Agustina Nainggolan, ibu dari satu anak laki-laki dan seorang lagi perempuan. Ia berpangkat Brigadir polisi. Ikut menampilkan atraksi terjun payung berjarak ribuan meter dari udara dengan titik mendarat di lokasi perayaan HUT Bhayangkara.

 Meski seorang wanita, Martha memiliki keberanian yang dia tunjukkan dalam atraksi terjun payung. Bahkan, wanita berkulit putih ini sudah melakukan terjun bebas dari helikopter sebanyak 260 kali, dimulai sejak dia magang sebagai anggota Polri Tahun 2007.

"Sejak magang saya sudah belajar olahraga terjun payung. Pertama kali terjun perasaan saya itu biasa saja. Tidak ada rasa takut dan lainnya. Namun, untuk ke dua kali barulah ada rasa takut atau dek-dek ser'," ucap Martha.

Pada puncak Dirgahayu Bhayangkara ke-73 tahun ini, Martha terjun dengan jarak sekitar enam ribu kaki. Dia melakukan itu tanpa terlebih dulu gladi resik.

"Persiapan saya, kebetulan saya tidak ikut gladi resik, langsung melakukan terjun payung di hari ini. Makanya baru inilah persiapan. Yang penting dalam kegiatan ini kita tidak boleh melawan alam, harus menyesuaikan. Cuaca sedang baik," sambung Martha.

Setelah ratusan kali melakukan terjun payung, ada beberapa pengalaman yang paling berkesan menurutnya. Itu terjadi ketika latihan di luar negeri.

"Kemarin itu saya ada perintah dari pimpinan dalam rangka latihan di Amerika Serikat, itulah terjun payung yang paling berkesan, terbang di atas 13 ribu kaki," ujarnya.

Tidak lupa, Brigadir Martha Agustina Nainggolan mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke-73 Tahun. Semoga Polri semakin jaya dan semakin Profesional Modern Terpercaya atau Promoter. (Jhonsen Nainggolan)