Bawa Sajam Dan Batu, Dua Kelompok Pemuda Saling Serang Di Jalan Perjuangan

MEDAN - Warga Jalan Perjuangan, Medan Perjuangan resah dengan aksi brutal 2 kelompok pemuda yang saling serang menggunakan batu dan senjata tajam. Ironisnya, aksi tawuran yang sudah berjalan 2 bulan ini luput dari pantauan kepolisian setempat, Minggu (7/7/2019).

"Tawuran ini sudah sering terjadi bang, sejak bulan puasa. Tapi hingga sekarang belum ada tindakan dari pihak Kepolisian," ujar Dewi, salah seorang warga setempat yang resah dengan aksi tawuran.

Dewi menambahkan, menurut informasi yanga dapat, tawuran berawal dari kedua belah kelompok , Pemuda Jalan Rakyat dan Pemuda Jalan Perjuangan saling ejek hingga terjadi perkelahian.

"Katanya aksi tawuran ini bermula dari saling ejek akhirnya sering tawuran, malahan sering membawa senjata tajam (pisau dan parang) kaminwarha sini jadi resah. Sudah banyak kami mengalami kerugian," terangnya.

Kemudian, Dewi menambahkan, hingga saat ini sudah 2 bulan aksi tawuran antar 2 pemuda ini berlangsung tanpa tindakan dari pihak Kepolisian.

"Kami berharap pihak Kepolisian mau menuntaskan kasus ini, soalnya hingga sekarang tidak pernah ada pihak Polisi yang datang," harapnya.

Namun sayang, Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin tidak membalas konfirmasi wartawan. (Rom)