Soal Kasus Pelecehan Oknum Penyidik Polsek Medan Area, Kapolrestabes Medan Diminta Menindak Tegas

MEDAN - Perbuatan tak terpuji penyidik Polsek Medan Area, Bripda DAS yang melakukan pelecehan terhadap Yashinta Khamisyah (29) mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan. Salah satunya dari praktisi hukum, Jimmy Albertinus, SH.MH. Ia meminta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto untuk menindak tegas oknum penyidik tersebut.

"Tindakan oknum penyidik tersebut sudah mencoreng institusi Polri. Saya minta Kapolrestabes Medan harus mengambil tindakan tegas terhadap oknum polisi tersebut," ujar Jimmy Albertinus melalui telepon selulernya, Kamis (13/6/2019).

Jimmy menambahkan, bahwa tindakan oknum penyidik tersebut dapat disebut sebagai tindakan tidak bermoral dan pastinya akan sangat meresahkan masyarakat yang akan berurusan di Polsek Medan Area," tegasnya singkat.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto enggan menjawab konfirmasi wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Polsek Medan Area berinisial DAS terpaksa dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Poldasu. Pasalnya ia  meminta uang ratusan ribu kepada keluarga tahanan, Yashinta Khamisiah Manik (29). Ironisnya, penyidik tersebut juga melecehkan korban mulai dari mengajak berciuman, mandi bersama dan sewa kamar (SK) di Hotel, Rabu (12/6/2019).

Menurut informasi yang diterima, aksi pelecehan ini bermula dari penangkapan adik korban, yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan.   Adik korban ditangkap sejak 12 April 2019 tanpa adanya surat penangkapan dan penahanan. Saat itulah oknum penyidik (DAS) bertemu dengan korban. Tergiur dengan kecantikan korban, oknum penyidik ini pun meminta uang dan melecehkan korban, mulai dari mengajak berciuman, memandikan dan menginap di Hotel (SK). Tak terima, korban bersama kuasa hukumnya pun melaporkan kasus tersebut ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Poldasu dengan STPL/35/V/2019/PROPAM.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Medan Area, Kompol Anjas Asmara Siregar membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar infonya, ada laporan ke Poldasu. Kita sudah ketemu dengan keluarganya dan menanyakan langsung," ujarnya.

Anjas Asmara juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu prosesnya dari Propam Poldasu.

"Kemarin cerita keluarganya (korban) sudah lapor ke Poldasu. Kita tunggu prosesnya," jelasnya mengakhiri. (Rom)