Polsek Percut Seituan Diminta Bertanggung Jawab Soal Kaburnya Pelaku Pencurian Sepeda Motor. Ini Kata Korban!

Foto RS, Pelaku Pencurian yang kabur dari Polsek Percut Seituan
MEDAN - Kaburnya RS (32) pelaku pencurian sepedamotor dari Polsek Percut Seituan membuat korban, Teuku Fajar Maulana (21) kesal bukan kepalang. Ia meminta pihak Polsek Percut Seituan bertanggung jawab.

"Saya berharap Polisi Polsek Percut Seituan bisa bertanggung jawab atas kelalaiannya. Dan saya harap polisi bisa segera menangkap pelaku dan segera bisa memproses pelaku pak," ujar Teuku Fajar Maulana melalui telepon selulernya (WA), Kamis (20/6/2019).

Selain itu, Fajar berharap pihak Polsek Percut Seituan sepeda motornya dapat kembali atau diganti. Dikarenakan ia sangat membutuhkan motornya tersebut.

"Saya berharap kereta saya bisa kembali atau di ganti bang, karena saya membutuhkan sekali kereta bang, untuk bekerja dan kaki untuk kemana-mana," jelasnya sedih.

Ketika diminta tanggapannya, Presidium Garuda Merah Putih Sumut Community, Dedy Harvisyahari mengkritik keras kelalaian petugas Polsek Percut Seituan.

"Saya harap Bapak Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto untuk mengevaluasi kinerja personil Polsek Percut Seituan yang lalai dalam bertugas.

"Semoga ini menjadi atensi Bapak Kapoldasu agar mengevaluasi personil yang ada di Polsek Percut Seituan. Kalo tidak mampu jangan diletakkan disitu. Bagaimana pulak kalo teroris yg masuk?," tanyanya.

Dedi merasa heran dengan kejadian pelaku pencurian dapat kabur dari penjagaan Polsek Percut Seituan. "Bagaimana caranya tahanan bisa kabur, sah-sah saja kalo ada dugaan oknum petugas yang mengenal pelaku," jelasnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya,  RS (32) pelaku pencurian sepeda motor Beat BK 3111 AGI ini berhasil kabur usai ditangkap dan diserahkan masyarakat dari ruang penyidik melalui pintu depan Polsek Percut Seituan. Nah lho...?

Pelaku diketahui ditangkap oleh beberapa korbannya di tempat persembunyian RS, tepatnya di Desa Saentis, Percut Sei Tuan, Senin (17/6/2019) dinihari dan langsung diboyong pelaku dengan kondisi tangan terikat ke Polsek Percut Sei Tuan. Pelaku ditangkap atas laporan pengaduan Teuku Fajar Maulana (21) dengan Nomor STTPL/1575/K/VI/2019/SPKT Percut. Namun saat dalam pemeriksaan, pelaku berhasil kabur.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengatakan bahwa tersangka terlibat kasus penggelapan sepeda motor.

"Bukan pencurian tetapi terduga kasus penggelapan yang diserahkan warga di ruang SPKT bukan di ruang penyidik. Saat ini kasusnya telah ditangani oleh Bid Propam Poldasu," tegasnya.

Subroto menambahkan saat ini pihak Propam Poldasu telah melakukan pemeriksaan terhadap personil yang malam itu bertugas. "Propam Poldasu telah memeriksa personil kita," terangnya. (Rom)