Polsek Medan Labuhan Amankan 8 Tersangka Dari 3 Kasus Kejahatan

LABUHAN - Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto SH, SIK, MH memaparkan beberapa kasus kejahatan yang berada di wilayah hukumnya selasa (09/04/2019) pagi.

Tingkat kejahatan semakin meningkat menjelang Pilpres 2019 dengan memanfaatkan kesibukan pihak kepolisian, terutama kasus pencurian dengan pemberatan dan pemcurian dengan kekerasan yang dilakukan para tersangka kejahatan di jalanan.

Pada pemaparan tersebut, Kapolsek Medan Labuhan menyebutkan, ada 8 tersangka kasus pencurian dengan kekerasan dari enam laporan polisi yang masuk dalam sepekan terakhir. Para tersangka yakni, PS alias P (23), M alias I (21), W (21), AF alias AS alias F alias K (34), RS alias R (40), AS alias B (30) dan KA alias I (24) serta Far alias F (28).

Salah satu kasus, dilakukan oleh PS alias P alias P (23) dan M alias L alias I (21) pad 6 April 2019. Kedua tersangka yang mencuri HP Vivo dan sepeda motor Yamaha Vega ZR BK 5951 XA milik Iwan Febri Damanik.

"Kedua tersangka ditangkap sehari setelah kejadian," ujar Rosyid saat menggelar paparan didampingi Waka Polsek, AKP Ponijo dan Kanit Reskrim, Iptu Bonar H Pohan.

Selain itu, kasus bajing loncat dengan tersangka RS alias R dan AS alias B (30). Aksi kedua tersangka menurunkan makanan ternak dan peralatan bayi dari truk yang sedang berjalan di Jalan KL Yos Sudarso pada 4 April 2019, sempat viral di media sosial, sehingga dengan cepat polisi berhasil menangkap kedua tersangka.

Operasi penegakan hukum menjelang Pilpres ini, kata Rosyid untuk menekan aksi kejahatan di jalanan. Sebab diketahui bahwa tingkat kejahatan semakin meningkat di tengah kesibukan pihak kepolisian dalam persiapan Pilpres dan Pileg 2019.

"Dengan ditangkapnya para tersangka ini kita berharap mudah-mudahan dapat menurunkan tingkat kejahatan yang ada di tengah-tengah masyarakat, apalagi menjelang pilpres dan pileg tahun 2019," ujar Kompol Rosyid Hartanto (Git)