Mantan Narapidana Mampu Membuat Karya Indah Dari Bambu

MEDAN DELI - Pernah merasakan dinginnya jeruji besi (Penjara) tak menyurutkan semangatnya, mantan narapidana berusaha mengubah nasip.
Awaludin Lubis (39) warga Lingkungan IV, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Awaludin yang pernah terkena dua kahus narkoba dan pemasangan anti petir ilegal. memanfaatkan waktunya untuk membuat miniatur kapal dari bahan Bambu.

Seperti yang ditemui awak media ini dikedian rumahnya, ia sedang mengikis bambu dan merakitnya sampai menghasilkan miniatur kapal, yang memiliki nilai jual yang bervariasi karena terlihat indah.

Meski tergolong rumit, Awaludin sangat teliti dalam pemembuatan desain kapal hingga menyerupai aslinya, satu miniatur kapal yang memiliki panjang 90 cm dikerjakan dalam waktu 10 hari, sedangkan membuat miniatur kapal berukuran 40 cm dikerjakan dalam waktu 5 hari.

"Saya membuat miniatur ini sudah satu tahun, selain kapal ini saya juga bisa membuat mobil bus, rumah-rumahan, dan hewan" ungkapnya Awaludin saat ditemui dirumahnya yang berukuran 5 × 7 ini Sabtu (2/2/2019) sore.

Namun karena keterbatasan biaya, Awaludin tidak bisa mengembangkan keterampilannya tersebut.
"Untuk bambu saja saya ngambil di hutan bg karena tidak memiliki uang, kalau beli lem kadang istri saya yang memberikan uangnya, bahkan parang ini saya pinjam ke tetangga bang, saya menjual ini mulai dari 200-500 ribu" katanya 

Mantan narapidana itu mempunyai 2 orang putri yang bernama Nabila Wulandari(12) dan Putri Kaniya yang baru usia 7 bulan.

"Walaupun kami tinggal satu rumah, tapi kami sebagai kedua orang tua Awaludin, sangat mendukung kreatif anak kami," ucap Muhammad Yunus (66) dan Siti Zahara (59) sambil menghapus air mata.

Awaludin berharap ada pengusaha yang dapat membantu mengembangkan usahanya ini (Git)