Kejam!!! Tubuh Bocah Malang Ini Luka-Luka Dipukuli Ayah Tirinya

LABUHAN - Sungguh kejam kelakuan sesosok orang tua ini, Edi (49) tega menganiaya anak tirinya yang masih berumur 9 tahun hingga mengalami luka-luka dibagian tubuhnya serta trauma yang mendalam. rabu (20/02/2019) siang.

Penganiayaan tersebut sudah sering dilakukan Edi kepada anaknya Nurul Safira didalam rumahnya yang beralamat di Jalan Pasar 2 Barat, Gg Arjuna, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Edi seringkali memukul Nurul dikarenakan nakal dan lasak sekali.
"Kemarin memang aku pukul dan cakar, karena Nurul bandel kali. Adiknya kena lutut dia sampe mata kirinya bengkak" dalih Edi saat ditemui dirumahnya

Tak sanggup menahan rasa sakit yang diderita oleh bocah malang ini, lalu melarikan diri ke rumah tetangganya, untuk mengadukan perilaku ayah tirinya yang sangat kejam itu.

Mendengar cerita anak tersebut para tetangganya merasa iba dan prihatin, karena sering kali dipukul, dicubit dan dicakar. Mengakibatkan hampir seluruh tubuhnya luka.

Tak mau diam lalu salah satu tetangganya menghubungi pihak kepolisian Bhabinkamtibmas Terjun Aiptu Ambril, Bhabinsa dan kepala lingkungan. Untuk melaporkan Edi sang ayah tiri tersebut.

"setiap hari sering mendengar suara Nurul menangis dan suara pukulan, Kasian sekali si Nurul setiap hari di siksa oleh bapak tirinya, Saya pernah mendengar Bapak tirinya mengancam si Nurul bila dia keluar rumah akan dikurung dikamar " ucap Erna Wati (40) tetangganya

Sementara itu Rosnani (49) selaku ibu kandung Nurul hanya menyalahkan anaknya saja, tanpa melindungi buah hatinya.
"Memang bandel ini anak bang, sering kali kabur dari rumah. Buat malu keluarga aja" ungkapnya

Namun Nurul mengaku dirinya jarang dikasih makan dan tidak disekolahkan.
"Kemarin aku dicubit, dicakar dan dipukul, katanya aku nakal kali. Sering diginiin sama ayah" bebernya sambil meneteskan air mata

Setelah mendapat pengaduan dari warga pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan bergerak cepat untuk mengamankan Ibu dan Ayah tirinya, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap Edi (git)