Durhaka!!! Adik Dorong Kakak Kandung Sampai Opname

BELAWAN - Sariyati (66) warga Jln Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak kesal bukan kepalang. Pasalnya ia dianiaya oleh adik kandungnya, Sariyami (55) hingga kepalanya memar, Sabtu (17/11/2018)

Informasi yang didapat oleh korban mengatakan, kejadian tersebut awalnya pelaku masuk kerumah yang sekaligus menjadi gudang distributor barang kelontong (trader), bersama 4 anak buahnya Sariyami. kemudian mereka mengambil barang barang yang berada di gudang tersebut.

Selanjutnya, ibu kandung dari mereka Ginem (88) terkejut karena barang barang yang berada di gudang diangkat oleh pelaku dan anak buahnya.

Sariyati pun langsung menutup pintu gerbang, merasa dihalanginya oleh korban. Pelaku langsung mendorong korban hingga terlengtang mengakibatkan kepala korban terbentur oleh semen sebanyak 2 kali.

"Itu adik durhaka, sudah tau kondisi saya seperti ini, tapi masih sanggup menganiaya saya, tidak ada rasa kasiannya dia, saya juga sering diancam akan dipukul" akunya sambil bersedih

Korban pun sempat terduduk lama menahan rasa sakit di kepalanya, seusai melakukan pendorongan tersebut, pelaku langsung lari dengan membawa barang barang kelontong tersebut.

Ibu Ginem yang menyaksikan kejadian itu tidak bisa berbuat apapun, akhirnya Ginem menelpon salah satu anaknya yang berada di Pekan Baru Harianto (57). Untuk mengadukan kejadian yang dialamin oleh Sariyati.

Harianto pun langsung pulang kerumah orang tuanya, mendengar cerita dari korban, Harianto langsung membawa korban terlebih dahulu ke RS Angkatan Laut Belawan.

"Korban sampai Opname selama seminggu di rumah sakit, karena kepala korban terbentur sangat keras, saya kasian lihat kakak saya diperlakukan seperti ini, kami melaporkan ke Polisi" kata Harianto

Tak pikir panjang, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.Kejadian tersebut dialami pada (17/7/2018) lalu, kemudian pada  (15/11/2018) polisi menangkap pelaku.

Sementara itu Kasat Reskrim Pelabuhan Belawan AKP Jerico Chandra Lavian SIK membenarkan adanya penahanan pelaku yang bernama Sariyami "pelaku sudah kita amankan, sekarang sudah berada di jeruji besi" ucapnya singkat saat ditemui dalam ruangan kerjanya Jumat (16/11/2018) sore (git)