Dituding Cabuli Anak Tetangga, Panglatu Diarak Warga Ke Polsek Sunggal

SUNGGAL - Mendadak warga Jalan Tani Asli, Kecamatan Sunggal dihebohkan dengan aksi cabul seorang lajang tua, RH (48) yang tega menggagahi anak tetangganya, Bunga (14) hingga berkali-kali, Kamis (22/11/2018).

Menurut informasi, terbongkarnya kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga korban yang melihat Bunga kerap menyendiri dan mengurung diri didalam kamar. Setelah dinterogasi keluarga, akhirnya korban mengaku telah diperkosa oleh tetangganya.

Ketika dikonfirmasi, kakak korban, RK menerangkan bahwa kejadian bermula saat ia bekerja lembur dikantornya. "Saat itu aku masuk malam kerja lembur, mamak ku pas tempat nenek di Binjai jadi adik kami sendirian, kasihan dia diperkosa ama panglatu itu," terangnya.

Korban yang terlihat sedih menceritakan bahwa saat itu ia sedang tidur sendiri dirumah. Tiba-tiba mulutnya dibekap dan diancam akan dibunuh jika melawan.

"Aku pas tidur bang, tiba-tiba mulutku dibekap dan diancamnya, kalau aku teriak mau dibunuhnya," kata korban. Aku diperkosanya berkali-kali bang, sampai jam 3 pagi," jelasnya.

Dilokasi yang sama, pelaku, RH mengaku khilaf dikarenakan tergiur kemolekan tubuh korban saat menggunakan rok pendek.

"Saya khilaf bang, karena sering melihat dia (korban) pakai rok pendek, udah lama aku lajang dan tadi malam spontan aja aku langsung masuk kerumah orang itu," akunya.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Philip membantah kejadian tersebut kasus pemerkosaan.

"Gak ada pemerkosaan bang," ujarnya singkat melalui pesan Whatsapp. (git)